wisata India murah

SHORT TRIP DESTINATION 2017

Posted on

Hai teman-teman para pelancong…

Dibawah ini ada beberapa program tour untuk waktu 5-7 hari di sisa tahun 2017 bisa menjadi pilihan untuk liburan dan photography 😊

1. HANOI HALONG BAY: (1-5 Oct) usd950
2. ZHANGJIAJIE (6-10 Oct) usd950
3. PHNOM PENH: (14-18 Nov) usd950
4. NEPAL: KATHMANDU & POKHARA (18-24 Nov) usd1050
5. INDIA: Golden Triangle (10-15 Des) usd1000

Note:
* Harga paket diatas utk quota min. 10-14 orang
* Sudah include; tiket pesawat pp, visa, penginapan (hotel 4* utk 1,2,3), makan, transportasi dan antar jemput di bandara
* Pemberangkatan minimal 4 org dgn penyesuaian harga
* Pembayaran DP usd100 saat menyatakan konfirmasi (non refundable)

Info & pendaftaran, hubungi:
VENTURA TRAVELKING
Telp. 08170990708 / 08111727388
Email: venturatravelking@gmail.com

Serunya Cerita Dari Tour India Di Akhir Tahun 2016 – Jilid 1

Posted on Updated on

Inilah tour terakhir di tahun 2016. Tour dengan destinasi Kashmir, Delhi, Agra & Jaipur telah berjalan dengan sukses dan penuh keceriaan. Puji syukur kepada Tuhan atas semua rahmat dan perlindunganNya, semua perjalanan dilalui dengan aman dan peserta pulang ke tanah air dengan keadaan sehat wal-alwafiat 🙂

Sebagai Tour Leader & tour guide, perjalanan ke India ini merupakan yang ke-11 sejak Oktober 2013… woww!! Dan ngga pernah bosan untuk datang ke negara yang selalu dianggap kotor, kumuh, jorok, dll. Selalu saja ada hal-hal yang berbeda dan yang menarik ditemui dalam setiap perjalanan.

Awalnya jumlah peserta yang sudah fix adalah 11 orang (termasuk saya), akan tetapi 2 hari menjelang hari keberangkatan ada 1 peserta yang membatalkan keikutsertaannya oleh karena ada pekerjaan yang mendadak dan sangat mendesak yang harus diselesaikan. Sehingga total jumlah peserta menjadi 10 orang. Sangat disayangkan karena peserta tsb sudah membayar full dan siap berangkat 😦

Tour bulan Desember ini diawali dengan perjalanan ke Kashmir. Berangkat dari Jakarta tgl. 2 Desember dan esok harinya menuju Srinagar dengan pesawat. Udara di Srinagar sudah mulai dingin karena sudah masuk musim dingin (winter season). Sebenarnya agak was-was juga untuk tour ke Kashmir saat ini mengingat selama 5 bulan terakhir Kashmir dinyatakan jam malam akibat terjadi konflik antara militan dengan tentara. Akibatnya wilayah Kashmir selama masa tersebut sama sekali tidak ada turis yang datang karena wilayah ini tertutup untuk wisatawan dan tidak aman. Puji Tuhan… ketika kami datang, jam malam sudah dibuka 2 minggu sebelumnya dan penghubung saya sudah info saya jauh-jauh hari kalau Kashmir sudah aman untuk turis dan tidak perlu kuatir untuk datang berkunjung ke Kashmir.

Tiba di bandara Srinagar dan sepertinya turis hanya kami saja saat itu :). Sambil menunggu bagasi kami didatangi petugas untuk mengisi formulir yang persis sama ketika saya pertama kali ke Kashmir tahun 2013. Selesai urusan bagasi dan imigrasi kami keluar dari bandara dan melihat supir yang sudah menjemput kami (dengan selembar kertas dengan tulisan nama saya). Tidak susah mencarinya karena cuma dia sendiri yang memegang kertas tersebut….hehehe. Dari bandara langsung menuju penginapan houseboat (rumah perahu) di Danau Nigen, yang merupakan ciri khas wisata di Srinagar. Ada 2 tempat (danau) untuk menginap di Houseboat, selain di danau Nigen juga ada danau Dal. Saya lebih memilih danau Nigen karena tempatnya masih asri, tidak terlalu ramai dan tenang. Cocok untuk yang benar-benar ingin relax dan menikmati pemandangan alam, danau dan gunung-gunung disekitarnya. Cantik sekali!

Saya menginap di Houseboat yang oleh pemiliknya sudah menjalankan usaha ini selama 100 tahun. Bulan Mei 2016 yang lalu pemiliknya merayakan 100 tahun usaha Houseboat mereka. Houseboat ini memiliki 3 kamar tidur yang cukup luas dengan kamar mandiri sendiri. Bahkan 1 kamar bisa ditempati 3 orang karena memiliki 1 tempat tidur besar dan 1 tempat tidur single. Selesai di jamu dengan “welcome drink” berupa teh hangat (chai tea) dan makan siang yang sudah disiapkan, kami langsung berangkat lagi untuk memulai tour di kota Srinagar. Oh ya, untuk mencapai houseboat ini kami harus menaiki perahu kecil yang disebut dengan “shikara” dengan jarak sekitar 200m dari tempat pangkalan perahu (dermaga).

Sisa hari saat itu kami mengunjungi mesjid Hazratbal yang terbesar di Kashmir. Karena sedang di renovasi, kami hanya bisa memotret dari luar saja. Dilanjutkan dengan mengunjungi Mughal garden dan Nishat garden. Karena sudah musim dingin, maka semua tumbuhan (bunga, rumput dan pohon) dalam kering kerontang sehingga kurang menarik untuk dilihat. Memang sebaiknya kalau mau lihat taman di musim semi atau mulai bulan April sampai akhir Oktober.. hehehe. Tapi tetap saja ada yang menarik untuk dilihat dan difoto. Bahkan kami akhirnya difoto dengan menggunakan pakaian daerah Kashmir sebagai kenang-kenangan manis 🙂

2 hari berikutnya kami pergi ke Sonamarg dan Gulmarg. Beruntung sekali selama di Srinagar cuaca sangat bersahabat, menjelang siang hari matahari bersinar dengan cerahnya sehingga sangat bagus untuk foto-foto. Karena sudah masuk winter, cuaca di pagi hari selalu berkabut (foggy). Di Sonamarg sudah mulai bersalju. Dari tempat parkir untuk menuju lokasi (view point) untuk melihat lebih dekat gunung-gunungnya harus menggunakan kuda poni. Begitu turun dari mobil kami langsung diserbu untuk para lokal guide / pemilik kudanya dengan menawarkan harga sewa kuda poni. Tidak  ada turis lainnya selain kami berempat. Tawar-menawarpun terjadi. Mereka menawarkan harga yang menurut saya tidak masuk akal. Karena saya sudah pernah ke tempat ini sebelumnya jadi saya tahu harga yang sewajarnya. Meski dengan kondisi mereka yang selama 5 bulan ini sangat jarang turis saya bisa tahu harga yang saya inginkan. Memang cukup alot untuk tawar-menawar di India.. tapi syukurlah akhirnya saya bisa mendapatkan harga yang pantas 🙂 Harus ada triknya… saya jadi kepikiran bagi mereka yang baru pertama kali ke sini atau tempat lainnya di India pasti akan menjadi sasaran empuk untuk mendapatkan rejeki nomplok. Pastikan kalian harus mendapatkan tour leader yang berpengalaman bila ingin tour ke India.

Hari berikutnya adalah ke Gulmarg, sebuah tempat favorit yang dikenal sebagai tempat olah raga musim dingin. Karena musim dingin baru saja dimulai, alhasil sampai disana salju hanya baru ada di gunung-gunungnya saja… hahaha. Sama seperti di Sonamarg, tiba di parkir mobil untuk mencapai lokasi gondola (cable car) kami diharuskan menaiki kuda. Begitu keluar mobil langsung diserbu oleh pemilik kuda. Saya sudah diwanti-wanti sebelumnya mengenai hal ini bahwa orang-orang yang menawarkan kuda di Gulmarg lebih “buas” dan sangat memaksa. Jadi harus benar-benar berhati-hati. Beruntung sekali, saya ditemani oleh seorang guide lokal yang disediakan oleh pemilih houseboat, yang sepertinya tokoh masyarakat setempat yang cukup disegani. Bapak ini dipanggil dengan “Gul-caca”. Buktinya ketika mobil masuk area parkir, langsung lewat saja padahal ada petugas dengan palang/portal. Begitu juga ketika turun dari mobil dan kami diserbu oleh para penyewa kuda lebih dari 10 orang. Gul-caca langsung teriak-teriak mengusir mereka dan dia berdebat dengan 1 orang penyewa kuda yang berusaha untuk memberi harga sesuai keinginan mereka. Tapi Gul-caca tetap dengan harganya dia dan memberitahu ke saya agar tidak mendengarkan hirauan para penyewa kuda ini. Pokoknya harga nya segini! Jangan kasih tambahan lagi, begitu dia memperingatkan saya. Waah… mantap nih Gul-caca. Tapi bukan orang India namanya kalau ngga keukeuh dan dengan segala cara untuk mencapai keinginannya… hahaha.. ketika sudah naik kuda dan mulai berjalan, 1 orang ini menawarkan 4 orang asisten (2 kuda di guide 1 porter, berarti ada 2 porter). Nah… kenapa juga harus ada asisten untuk 4 ekor kuda?? hahaha…. begitulah, orang ini terus memaksa dan saya juga kekeh tidak mau menerima. Dan ini terus berlangsung sampai akhirnya menawarkan 1 asisten saja, dan saya juga bersikeras tidak mau… dan akhirnya memang hanya pakai 2 porter. Yeayyy… hahaha.

Untuk menaik cable car ini ada 2 phase. Dan saya hanya ambil yang hanya phase 1 saja. Dari phase 1 bisa lanjut ke phase 2 dengan tambahan biaya. Sampai di phase 1, kami kecewa karena salju belum ada sehingga tidak bisa bermain salju. Kami ditawarkan untuk naik phase 2, tetapi teman-teman merasa cukup di phase 1 saja. Begitulah, kami foto-foto sebentar di sekitar lokasi. Dan setelah puas foto-foto kembali lagi ke bawah dengan cable car. Dalam perjalanan pulang, kami mampir di toko “dry fruits” untuk membeli sedikit oleh-oleh.

Saat kami berada di India, cukup sulit untuk mendapatkan uang tunai. Akibat adanya peraturan pemerintah setempat yaitu pergantian uang lama pecahan 500 dan 1000 ditarik dari peredaran dan diganti dengan pecahan baru 500 dan 2000. Tetapi distribusi uang baru ini belum merata di India dan masih sangat sedikit, sementara uang lama sudah tidak berlaku lagi. Antrian panjangpun terjadi di semua ATM di India dan di bank. Untuk mengambil uang tunai di ATM pun di batasi per hari hanya rs2500 (tetapi yang keluar hanya 2000 saja karena yang 500 belum ada). Begitulah, saat saya di sana masih terlihat beberapa antrian di ATM walaupun tidak panjang seperti di minggu-minggu pertama. Lagi-lagi saya bersyukur atas kebaikan Tuhan, karena melalui supir kami, kami dibawa ke tempat money changer yang satu-satunya buka di Srinagar. Dan tempatnya cukup masuk ke dalam gang dan sempit. Benar-benar bukan kantor money changer yang selayaknya. Tetapi orang ini bisa menyediakan uang tunai sejumlah yang kami perlukan. Dan rate yang diberikan juga sangat bagus, yaitu 1USD = Rs65. Rate ini bagus baru disadari ketika tiba di Delhi, dimana ketika kami mau tukar dollar di hotel di kasih rate 1usd = rs60. Dan tidak ada money changer di Delhi yang buka karena memang tidak cukup uang tunai yang bisa mereka sediakan.

Di malam terakhir di Srinagar, setelah pulang dari Gulmarg, pemilik houseboat bernama Yakub, mengundang kami untuk merayakan ulang tahun anaknya yang bungsu yang bernama Zakaria, usia 4 thn. Kami datang ke rumah mereka yang terletak di belakang houseboat. Dalam ruangan, sudah dihiasi dengan balon-balon dan B’day Boy sudah memakai baju barunya. Disuguhi teh Kashmir dan kue ulang tahun. Sebelumnya kami semua (orangtua Zakaria, kakek nenek, paman bibi dan kakak-kakaknya) berkumpul dan menyanyikan lagi Happy Birthday :)… jadi terharu dengan kebaikan dan keramahan mereka. Undangan ini benar-benar menjadi “special moment” buat saya dan lainnya, karena bisa merasakan suasana kekeluargaan dari penduduk asli Kashmir, jadi seperti berada di keluarga sendiri. Feeling blessed 🙂

Empat hari berada di Kashmir dan tinggal bersama keluarga Kashmir rasanya terasa kurang, tapi apa daya bahwa kami harus berpisah juga karena rombongan kedua akan tiba di Delhi malam hari. Dan kami kembali ke Delhi dengan pesawat jam 12 siang. Lagi-lagi saya bersyukur kepada Tuhan karena penerbangan boleh take off sesuai jadwal (sedikit telat 15 menit) karena pagi hari itu kabut cukup tebal dan sehari sebelumnya dapat e-mail dari maskapai yang memberitahukan bahwa sewaktu-waktu penerbangan bisa delay bahkan cancel karena “bad weather”. Sampai ngga bisa tidur semaleman dan berdoa terus supaya diberikan cuaca yang bagus. Terima kasih Tuhan… Engkau sangat baik!

Tiba di Terminal 1 Indira Gandhi Airport dengan selamat, dan surprised… di jemput oleh supir yang sama waktu trip HOLI bulan Maret… hahaha. Padahal saya sama sekali tidak ada kontak-kontak dengan supir ini maupun dengan perusahaannya. Saya yakin sekali bahwa ini bukanlah kebetulan dan Tuhan sudah memilihkan yang terbaik untuk tour saya. Amin.

Untuk cerita tentang perjalanan tgl. 6-11 Desember bersama rombongan ke-2 akan dilanjutkan di Jilid 2 yaa…. foto-foto menyusul. Bisa lihat juga di Instagram & follow @tania_langitan

Ohya, bagi yang ingin ikut tour saya berikutnya di thn 2017, tersedia paket tour sbb:

  1. Golden Triangle in HOLI Festival tgl. 9-14 Maret (Delhi, Agra, Jaipur) dengan harga usd550/orang
  2. Mumbai, Goa, Bangalore, Mysore tgl. 15-24 Maret dengan harga usd650/orang
  3. Kashmir + Taj Mahal, tgl. 11-17 April dengan harga usd800/orang
  4. Ladakh RoadTrip, tgl. 23 Juni-2 Juli, dengan harga usd1150/orang
  5. Diwali Festival (Delhi, Agra, Jaipur, Varanasi, Kolkata) harga akan diinfo

Harga tidak termasuk tiket pesawat & visa (bisa dibantu pengurusannya). Sudah termasuk penginapan, makan (2x/hari), transportasi, tiket masuk wisata, antar jemput di bandara. Silahkan menghubungi saya langsung di 08170990708 (WA)

Happy Traveling!

flying to Srinagar with Vistara airlines
flying to Srinagar with Vistara airlines

 

 

 

 

 

 

 

Berpose di halaman airport Srinagar
Berpose di halaman airport Srinagar

 

Danau Nigen di pagi hari
Danau Nigen di pagi hari
Pagi-pagi sudah disambut dengan para tentara... sereeemm!
Pagi-pagi sudah disambut dengan para tentara… sereeemm!
Diajak berfoto pada ngeles semua... hehehe
Diajak berfoto pada ngeles semua… hehehe
Kota Srinagar
Kota Srinagar

srinagar-1

Di dalam taman Mughal.
Di dalam taman Mughal.
Bangunan di dalam taman Mughal
Bangunan di dalam taman Mughal
Ketemu cowok cakep di taman Mughal. Langsung ajak foto bareng :)
Ketemu cowok cakep di taman Mughal. Langsung ajak foto bareng 🙂
Bersama supir yang menemani kami selama tour Kashmir, Mr. Hamid
Bersama supir yang menemani kami selama tour Kashmir, Mr. Hamid
Welcome to Sonamarg
Welcome to Sonamarg

sonamarg1tl-sonamarg2tl-sonamargsonamarg2

Silahturahmi dulu sebelum ke Gulmarg bersama Gul-caca
Silahturahmi dulu sebelum ke Gulmarg bersama Gul-caca
Foto bersama
Foto bersama
Pemandangan dari atas Gondola - masih gersang dan belum ada saljunya
Pemandangan dari atas Gondola – masih gersang dan belum ada saljunya
Gulmarg
Gulmarg

gulmarg4