jalan-jalan murah ke india

Kashmir Tour – April 2017: TULIP GARDEN

Posted on

Trip ke Kashmir yang baru saja berakhir tanggal 14 April 2017 yang lalu memberikan kesan yang mendalam buat kami (grup) dan saya khususnya. Perjalanan berjalan sesuai jadwal dan program, aman, lancar dan sangat menyenangkan. Semua berjalan dengan sempurna! Saya patut bersyukur kepada Tuhan saya yang sangat baik πŸ™‚ Dan Dia telah menyediakannya bagi saya. Puji Tuhan!

Kashmir adalah bagian dari negara India yang terletak di India Utara dengan ibukotanya Srinagar. Wilayah ini sangat rawan konflik, antara penduduk lokal dengan tentara India. Tahun 2016, sempat terjadi konflik yang menyebabkan wilayah ini terpaksa ditutup untuk turis dari bulan Juni sampai dengan November 2016. Beruntung, tour saya ke Kashmir di awal Desember berlangsung lancar dan aman tanpa ada gangguan apapun. Sekali lagi Puji Tuhan!

Untuk sampai di Kashmir, saya menggunakan moda transportasi pesawat dari New Delhi ke Srinagar, memakan waktu 1,5 jam. Saya memilih jadwal pagi agar mempunyai banyak waktu di Kashmir untuk menikmati perjalanan kami. Seperti yang saya katakan di awal paragraf bahwa perjalanan saya selama di Kashmir memberikan pengalaman yang mengesankan. Mengapa saya katakan demikian? Ya, karena selama di Kashmir semuanya berjalan sempurna. Saya diberikan cuaca yang begitu baik dan bersahabat. Tidak ada hujan atau mendung. Sangat indah untuk foto-foto. Untuk makanan, sama sekali tidak ada masalah. Semua peserta tidak mengalami gangguan kesehatan untuk urusan makanan. Transportasi juga dalam kondisi sempurna.

Hari pertama setelah tiba di Srinagar adalah mengunjungi Mughal Garden, sebuah taman rekreasi yang dipenuhi bunga-bunga. Karena bulan April sudah masuk musim semi (Spring), maka bunga-bunga sudah banyak yang mulai mekar. Bahkan bunga Sakura pun juga ada di taman ini. Di taman ini juga ada jasa tukang foto yang menyediakan baju-baju khas Kashmir untuk difoto. Untuk harga harus bernego dulu πŸ™‚ Yang pasti kami semua menggunakan kesempatan ini untuk berfoto dengan menggunakan baju daerah Kashmir. Dari tempat ini kami mampir ke mesjid Hazrabat, sebuah mesjid terbesar di wilayah Kashmir. Kami hanya berfoto-foto sebentar di depan garbangnya.

Tour dilanjutkan dengan mengunjungi taman bunga Tulip di Indira Gandhi Garden. Taman ini hanya buka selama 2 minggu saja, yaitu dari tanggal 1 – 15 April. Setiap tahun selalu ada festival bunga tulip, akan tetapi pemberitahuan tanggal dibukanya festival ini tidak bisa diprediksi. Bahkan 2 minggu sebelum kami berangkat ke India pun saya belum dapat kepastian kapan jadwal festival bunga tulip diadakan. Ada yang mengatakan dibukanya tgl. 13 April. Sementara tanggal tersebut saya sudah kembali ke Delhi… hahaha bikin saya deg-degan! Buat saya taman ini indah dan berbeda, bukan hanya karena bunga tulipnya tetapi taman ini dikelilingi gunung-gunung bersalju. Benar-benar keren!! Rasanya ingin berlama-lama di tempat ini. Ohya, untuk masuk ke dalam taman ini biaya tiket masuk adalah 20 rupee saja. Puas berfoto dan menikmati keindahan taman dan isinya, kami kembali ke rumah perahu (houseboat) tempat kami menginap selama di Srinagar, yaitu di pinggiran Danau Nigen πŸ™‚

Untuk cerita berikutnya: Sonamarg & Gulmarg akan diceritakan pada edisi berikutnya. Stay tune!

Trip India berikutnya tahun 2017:

  • Ladakh Adventure Roadtrip: 22 Juni – 2 Juli 2017
  • Diwali Festival di India Selatan: 11-20 Oktober 2017

Bagi yang berminat ikut dalam tour di atas, silahkan menghubungi 08170990708 (WA) atau 081220220708

Untuk foto-foto cakep lainnya bisa follow di:

  • IG: @tania_langitan
  • FB: tania.langitan@gmail.com
  • Path: tania langitan
  • Twitter: @smartravler
  • Pinterest: Tania Langitan

 

Advertisements

Serunya Cerita Dari Tour India Di Akhir Tahun 2016 – Jilid 1

Posted on Updated on

Inilah tour terakhir di tahun 2016. Tour dengan destinasi Kashmir, Delhi, Agra & Jaipur telah berjalan dengan sukses dan penuh keceriaan. Puji syukur kepada Tuhan atas semua rahmat dan perlindunganNya, semua perjalanan dilalui dengan aman dan peserta pulang ke tanah air dengan keadaan sehat wal-alwafiat πŸ™‚

Sebagai Tour Leader & tour guide, perjalanan ke India ini merupakan yang ke-11 sejak Oktober 2013… woww!! Dan ngga pernah bosan untuk datang ke negara yang selalu dianggap kotor, kumuh, jorok, dll. Selalu saja ada hal-hal yang berbeda dan yang menarik ditemui dalam setiap perjalanan.

Awalnya jumlah peserta yang sudah fix adalah 11 orang (termasuk saya), akan tetapi 2 hari menjelang hari keberangkatan ada 1 peserta yang membatalkan keikutsertaannya oleh karena ada pekerjaan yang mendadak dan sangat mendesak yang harus diselesaikan. Sehingga total jumlah peserta menjadi 10 orang. Sangat disayangkan karena peserta tsb sudah membayar full dan siap berangkat 😦

Tour bulan Desember ini diawali dengan perjalanan ke Kashmir. Berangkat dari Jakarta tgl. 2 Desember dan esok harinya menuju Srinagar dengan pesawat. Udara di Srinagar sudah mulai dingin karena sudah masuk musim dingin (winter season). Sebenarnya agak was-was juga untuk tour ke Kashmir saat ini mengingat selama 5 bulan terakhir Kashmir dinyatakan jam malam akibat terjadi konflik antara militan dengan tentara. Akibatnya wilayah Kashmir selama masa tersebut sama sekali tidak ada turis yang datang karena wilayah ini tertutup untuk wisatawan dan tidak aman. Puji Tuhan… ketika kami datang, jam malam sudah dibuka 2 minggu sebelumnya dan penghubung saya sudah info saya jauh-jauh hari kalau Kashmir sudah aman untuk turis dan tidak perlu kuatir untuk datang berkunjung ke Kashmir.

Tiba di bandara Srinagar dan sepertinya turis hanya kami saja saat itu :). Sambil menunggu bagasi kami didatangi petugas untuk mengisi formulir yang persis sama ketika saya pertama kali ke Kashmir tahun 2013. Selesai urusan bagasi dan imigrasi kami keluar dari bandara dan melihat supir yang sudah menjemput kami (dengan selembar kertas dengan tulisan nama saya). Tidak susah mencarinya karena cuma dia sendiri yang memegang kertas tersebut….hehehe. Dari bandara langsung menuju penginapan houseboat (rumah perahu) di Danau Nigen, yang merupakan ciri khas wisata di Srinagar. Ada 2 tempat (danau) untuk menginap di Houseboat, selain di danau Nigen juga ada danau Dal. Saya lebih memilih danau Nigen karena tempatnya masih asri, tidak terlalu ramai dan tenang. Cocok untuk yang benar-benar ingin relax dan menikmati pemandangan alam, danau dan gunung-gunung disekitarnya. Cantik sekali!

Saya menginap di Houseboat yang oleh pemiliknya sudah menjalankan usaha ini selama 100 tahun. Bulan Mei 2016 yang lalu pemiliknya merayakan 100 tahun usaha Houseboat mereka. Houseboat ini memiliki 3 kamar tidur yang cukup luas dengan kamar mandiri sendiri. Bahkan 1 kamar bisa ditempati 3 orang karena memiliki 1 tempat tidur besar dan 1 tempat tidur single. Selesai di jamu dengan “welcome drink” berupa teh hangat (chai tea) dan makan siang yang sudah disiapkan, kami langsung berangkat lagi untuk memulai tour di kota Srinagar. Oh ya, untuk mencapai houseboat ini kami harus menaiki perahu kecil yang disebut dengan “shikara” dengan jarak sekitar 200m dari tempat pangkalan perahu (dermaga).

Sisa hari saat itu kami mengunjungi mesjid Hazratbal yang terbesar di Kashmir. Karena sedang di renovasi, kami hanya bisa memotret dari luar saja. Dilanjutkan dengan mengunjungi Mughal garden dan Nishat garden. Karena sudah musim dingin, maka semua tumbuhan (bunga, rumput dan pohon) dalam kering kerontang sehingga kurang menarik untuk dilihat. Memang sebaiknya kalau mau lihat taman di musim semi atau mulai bulan April sampai akhir Oktober.. hehehe. Tapi tetap saja ada yang menarik untuk dilihat dan difoto. Bahkan kami akhirnya difoto dengan menggunakan pakaian daerah Kashmir sebagai kenang-kenangan manis πŸ™‚

2 hari berikutnya kami pergi ke Sonamarg dan Gulmarg. Beruntung sekali selama di Srinagar cuaca sangat bersahabat, menjelang siang hari matahari bersinar dengan cerahnya sehingga sangat bagus untuk foto-foto. Karena sudah masuk winter, cuaca di pagi hari selalu berkabut (foggy). Di Sonamarg sudah mulai bersalju. Dari tempat parkir untuk menuju lokasi (view point) untuk melihat lebih dekat gunung-gunungnya harus menggunakan kuda poni. Begitu turun dari mobil kami langsung diserbu untuk para lokal guide / pemilik kudanya dengan menawarkan harga sewa kuda poni. Tidak Β ada turis lainnya selain kami berempat. Tawar-menawarpun terjadi. Mereka menawarkan harga yang menurut saya tidak masuk akal. Karena saya sudah pernah ke tempat ini sebelumnya jadi saya tahu harga yang sewajarnya. Meski dengan kondisi mereka yang selama 5 bulan ini sangat jarang turis saya bisa tahu harga yang saya inginkan. Memang cukup alot untuk tawar-menawar di India.. tapi syukurlah akhirnya saya bisa mendapatkan harga yang pantas πŸ™‚ Harus ada triknya… saya jadi kepikiran bagi mereka yang baru pertama kali ke sini atau tempat lainnya di India pasti akan menjadi sasaran empuk untuk mendapatkan rejeki nomplok. Pastikan kalian harus mendapatkan tour leader yang berpengalaman bila ingin tour ke India.

Hari berikutnya adalah ke Gulmarg, sebuah tempat favorit yang dikenal sebagai tempat olah raga musim dingin. Karena musim dingin baru saja dimulai, alhasil sampai disana salju hanya baru ada di gunung-gunungnya saja… hahaha. Sama seperti di Sonamarg, tiba di parkir mobil untuk mencapai lokasi gondola (cable car) kami diharuskan menaiki kuda. Begitu keluar mobil langsung diserbu oleh pemilik kuda. Saya sudah diwanti-wanti sebelumnya mengenai hal ini bahwa orang-orang yang menawarkan kuda di Gulmarg lebih “buas” dan sangat memaksa. Jadi harus benar-benar berhati-hati. Beruntung sekali, saya ditemani oleh seorang guide lokal yang disediakan oleh pemilih houseboat, yang sepertinya tokoh masyarakat setempat yang cukup disegani. Bapak ini dipanggil dengan “Gul-caca”. Buktinya ketika mobil masuk area parkir, langsung lewat saja padahal ada petugas dengan palang/portal. Begitu juga ketika turun dari mobil dan kami diserbu oleh para penyewa kuda lebih dari 10 orang. Gul-caca langsung teriak-teriak mengusir mereka dan dia berdebat dengan 1 orang penyewa kuda yang berusaha untuk memberi harga sesuai keinginan mereka. Tapi Gul-caca tetap dengan harganya dia dan memberitahu ke saya agar tidak mendengarkan hirauan para penyewa kuda ini. Pokoknya harga nya segini! Jangan kasih tambahan lagi, begitu dia memperingatkan saya. Waah… mantap nih Gul-caca. Tapi bukan orang India namanya kalau ngga keukeuh dan dengan segala cara untuk mencapai keinginannya… hahaha.. ketika sudah naik kuda dan mulai berjalan, 1 orang ini menawarkan 4 orang asisten (2 kuda di guide 1 porter, berarti ada 2 porter). Nah… kenapa juga harus ada asisten untuk 4 ekor kuda?? hahaha…. begitulah, orang ini terus memaksa dan saya juga kekeh tidak mau menerima. Dan ini terus berlangsung sampai akhirnya menawarkan 1 asisten saja, dan saya juga bersikeras tidak mau… dan akhirnya memang hanya pakai 2 porter. Yeayyy… hahaha.

Untuk menaik cable car ini ada 2 phase. Dan saya hanya ambil yang hanya phase 1 saja. Dari phase 1 bisa lanjut ke phase 2 dengan tambahan biaya. Sampai di phase 1, kami kecewa karena salju belum ada sehingga tidak bisa bermain salju. Kami ditawarkan untuk naik phase 2, tetapi teman-teman merasa cukup di phase 1 saja. Begitulah, kami foto-foto sebentar di sekitar lokasi. Dan setelah puas foto-foto kembali lagi ke bawah dengan cable car. Dalam perjalanan pulang, kami mampir di toko “dry fruits” untuk membeli sedikit oleh-oleh.

Saat kami berada di India, cukup sulit untuk mendapatkan uang tunai. Akibat adanya peraturan pemerintah setempat yaitu pergantian uang lama pecahan 500 dan 1000 ditarik dari peredaran dan diganti dengan pecahan baru 500 dan 2000. Tetapi distribusi uang baru ini belum merata di India dan masih sangat sedikit, sementara uang lama sudah tidak berlaku lagi. Antrian panjangpun terjadi di semua ATM di India dan di bank. Untuk mengambil uang tunai di ATM pun di batasi per hari hanya rs2500 (tetapi yang keluar hanya 2000 saja karena yang 500 belum ada). Begitulah, saat saya di sana masih terlihat beberapa antrian di ATM walaupun tidak panjang seperti di minggu-minggu pertama. Lagi-lagi saya bersyukur atas kebaikan Tuhan, karena melalui supir kami, kami dibawa ke tempat money changer yang satu-satunya buka di Srinagar. Dan tempatnya cukup masuk ke dalam gang dan sempit. Benar-benar bukan kantor money changer yang selayaknya. Tetapi orang ini bisa menyediakan uang tunai sejumlah yang kami perlukan. Dan rate yang diberikan juga sangat bagus, yaitu 1USD = Rs65. Rate ini bagus baru disadari ketika tiba di Delhi, dimana ketika kami mau tukar dollar di hotel di kasih rate 1usd = rs60. Dan tidak ada money changer di Delhi yang buka karena memang tidak cukup uang tunai yang bisa mereka sediakan.

Di malam terakhir di Srinagar, setelah pulang dari Gulmarg, pemilik houseboat bernama Yakub, mengundang kami untuk merayakan ulang tahun anaknya yang bungsu yang bernama Zakaria, usia 4 thn. Kami datang ke rumah mereka yang terletak di belakang houseboat. Dalam ruangan, sudah dihiasi dengan balon-balon dan B’day Boy sudah memakai baju barunya. Disuguhi teh Kashmir dan kue ulang tahun. Sebelumnya kami semua (orangtua Zakaria, kakek nenek, paman bibi dan kakak-kakaknya) berkumpul dan menyanyikan lagi Happy Birthday :)… jadi terharu dengan kebaikan dan keramahan mereka. Undangan ini benar-benar menjadi “special moment” buat saya dan lainnya, karena bisa merasakan suasana kekeluargaan dari penduduk asli Kashmir, jadi seperti berada di keluarga sendiri. Feeling blessed πŸ™‚

Empat hari berada di Kashmir dan tinggal bersama keluarga Kashmir rasanya terasa kurang, tapi apa daya bahwa kami harus berpisah juga karena rombongan kedua akan tiba di Delhi malam hari. Dan kami kembali ke Delhi dengan pesawat jam 12 siang. Lagi-lagi saya bersyukur kepada Tuhan karena penerbangan boleh take off sesuai jadwal (sedikit telat 15 menit) karena pagi hari itu kabut cukup tebal dan sehari sebelumnya dapat e-mail dari maskapai yang memberitahukan bahwa sewaktu-waktu penerbangan bisa delay bahkan cancel karena “bad weather”. Sampai ngga bisa tidur semaleman dan berdoa terus supaya diberikan cuaca yang bagus. Terima kasih Tuhan… Engkau sangat baik!

Tiba di Terminal 1 Indira Gandhi Airport dengan selamat, dan surprised… di jemput oleh supir yang sama waktu trip HOLI bulan Maret… hahaha. Padahal saya sama sekali tidak ada kontak-kontak dengan supir ini maupun dengan perusahaannya. Saya yakin sekali bahwa ini bukanlah kebetulan dan Tuhan sudah memilihkan yang terbaik untuk tour saya. Amin.

Untuk cerita tentang perjalanan tgl. 6-11 Desember bersama rombongan ke-2 akan dilanjutkan di Jilid 2 yaa…. foto-foto menyusul. Bisa lihat juga di Instagram & follow @tania_langitan

Ohya, bagi yang ingin ikut tour saya berikutnya di thn 2017, tersedia paket tour sbb:

  1. Golden Triangle in HOLI Festival tgl. 9-14 Maret (Delhi, Agra, Jaipur) dengan harga usd550/orang
  2. Mumbai, Goa, Bangalore, Mysore tgl. 15-24 Maret dengan harga usd650/orang
  3. Kashmir + Taj Mahal, tgl. 11-17 April dengan harga usd800/orang
  4. Ladakh RoadTrip, tgl. 23 Juni-2 Juli, dengan harga usd1150/orang
  5. Diwali Festival (Delhi, Agra, Jaipur, Varanasi, Kolkata) harga akan diinfo

Harga tidak termasuk tiket pesawat & visa (bisa dibantu pengurusannya). Sudah termasuk penginapan, makan (2x/hari), transportasi, tiket masuk wisata, antar jemput di bandara. Silahkan menghubungi saya langsung di 08170990708 (WA)

Happy Traveling!

flying to Srinagar with Vistara airlines
flying to Srinagar with Vistara airlines

 

 

 

 

 

 

 

Berpose di halaman airport Srinagar
Berpose di halaman airport Srinagar

 

Danau Nigen di pagi hari
Danau Nigen di pagi hari
Pagi-pagi sudah disambut dengan para tentara... sereeemm!
Pagi-pagi sudah disambut dengan para tentara… sereeemm!
Diajak berfoto pada ngeles semua... hehehe
Diajak berfoto pada ngeles semua… hehehe
Kota Srinagar
Kota Srinagar

srinagar-1

Di dalam taman Mughal.
Di dalam taman Mughal.
Bangunan di dalam taman Mughal
Bangunan di dalam taman Mughal
Ketemu cowok cakep di taman Mughal. Langsung ajak foto bareng :)
Ketemu cowok cakep di taman Mughal. Langsung ajak foto bareng πŸ™‚
Bersama supir yang menemani kami selama tour Kashmir, Mr. Hamid
Bersama supir yang menemani kami selama tour Kashmir, Mr. Hamid
Welcome to Sonamarg
Welcome to Sonamarg

sonamarg1tl-sonamarg2tl-sonamargsonamarg2

Silahturahmi dulu sebelum ke Gulmarg bersama Gul-caca
Silahturahmi dulu sebelum ke Gulmarg bersama Gul-caca
Foto bersama
Foto bersama
Pemandangan dari atas Gondola - masih gersang dan belum ada saljunya
Pemandangan dari atas Gondola – masih gersang dan belum ada saljunya
Gulmarg
Gulmarg

gulmarg4

Blusukan Sambil Bersepeda Di Old Delhi

Posted on

Karena sudah terlalu sering berkunjung ke kota Delhi sepertinya hampir semua tempat wisata di kota ini sudah dilihat. Bingung juga mau ngapain dan kemana lagi ketika punya waktu 2 hari di Delhi. Maka ketika ada teman yang menawarkan acara bersepeda langsung deh di terima tanpa pikir panjang lagi. Apalagi di kasih gratis… hahaha. Masa sih di tolak. Padahal ketika dikasih tahu jadwalnya harus kumpul di meeting point jam 6 pagi dan lokasinya agak jauh dari hotel kalau jalan kaki, wah bingung bagaimana caranya mau ke sana? Pagi-pagi jalan kaki sendirian, cewe pula… kayanya ngga deh, demi keamanan dan keselamatan diri. Kalau naik metro juga bisa tapi tetep harus jalan kaki lagi lumayan jauh. Sama aja bo’ong… Eh, malam sebelumnya si pemilik sepeda kirim pesan kalau saya akan di jemput di hotel oleh asistennya. Yeay…asyiiik! 

Pagi-pagi jam 5.35 saya sudah siap menunggu di lobi hotel. Jam 5.50 asistennya datang menjemput dan berangkat menuju ke TKP dengan tuktuk. Tuh kan… bener jauh kalau jalan kaki πŸ™‚ Sampai disana langsung bertemu dengan pemiliknya dan karena saya yang pertama datang langsung dibawa ke gedung parkiran mobil tempat dimana sepeda-sepedanya di simpan. Sebelum dipakai sepeda-sepedanya dibersihin dulu dan saya juga ikut bantuin bawain ke depan gedung dan dijejerin di jalan trotoar… yowes ngga apa-apa namanya juga di kasih gratis ya musti tau dirilah yaaa… hehehe. Sepedanya terlihat keren karena di cat warna kuning terang seperti stabilo. Dan ada keranjang di depan untuk taruh barang.

Selesai semua sepeda parkir di trotoar, tidak lama kemudian datanglah peserta 6 orang naik mobil van turis. Mereka warga negara Perancis, terdiri dari suami istri dengan 2 anak laki-lakinya yang masing-masing membawa pacarnya πŸ™‚ semua peserta diminta untuk mengisi form bio data singkat. 

Sekitar jam 7.30 kami mulai jalan. Sebelumnya semua peserta diberikan briefing singkat dari guidenya. Bagaimana menyeberang dengan sepeda, pada saat belok kiri atau kanan, bersepeda di gang sempit, dll yang semuanya demi keselamatan para peserta. Sengaja acara bike tour ini dilakukan pagi hari dimana jalan-jalan masih sepi dan toko-toko masih belum buka. Karena kota tua Delhi adalah tempat yang paling sibuk dimana sebenarnya roda perekonomian kota Delhi berpusat dari tempat. Bisa dibayangkan bagaimana sibuk dan macetnya jalan-jalan di sekitar Old Delhi. 

Tempat-tempat yang kami lewati ini bukanlah tempat yang nyaman dan bersih. Bau pesing dimana-mana, sampah berserakan dan sebagian sedang disapu, anjing-anjing tak bertuan berkeliaran… uufffttt. Sekali-kali kami berhenti dan kami dibawa naik ke gedung lantai atas untuk melihat pemandangan kota Delhi dari atas. Gedungnya bener-bener kumuh tidak terawat. Tangganya kecil dan sempit. Lorongnya gelap. Kabel listrik amburadul, sangat berbahaya. Harus hati-hati berjalan kalau tidak mau tersandung kaki atau kepalanya… hahaha. Sampai di lantai atas yang paling banyak terlihat adalah para laki-laki yang baru bangun tidur dan bersiap mandi. Ada yang gosok gigi sambil jalan-jalan. Gosok giginya lama amat ya… kayanya buat mereka lebih penting gosok gigi dari pada mandinya πŸ™‚ Ada juga yang lagi masak untuk bikin sarapan. 

Dua kali berhenti untuk istirahat. Yang pertama disuguhi chai tea dan roti kering. Dan yang kedua sarapan di restoran Karim yang tersohor itu. Sebelumnya saya sudah pernah makan di tempat ini. Walaupun akses ke tempat ini sempit dan kumuh tapi yang makan disitu juga banyak turis asing. Memang enak makanannya. Recommended! Tempatnya dekat Jama Masjid, di daerah Chandni Chowk. 

Buat kalian yang pengen tau kota Delhi yang sebenarnya… inilah dia. Coba deh ikut bike tour ini. Kalian bisa melihat langsung kota Delhi yang asli, orang-orangnya, kegiatan dan kesibukan penduduk lokal, gedung-gedungnya seperti apa… hehehe. Untuk menambah pengetahuan dan wawasan. Tapi tetap harus selalu respek dan santun ya. Dan ikut menjaga kebersihan di sana… walaupun disana masih kurang kesadaran untuk membuang sampah di tempat sampah kalian jangan ikut-ikutan jorok. Okay! 

Yang berminat ikut bike tour di Delhi bisa hubungi saya.

Happy travel!

Bersiap untuk memulai bike tour
Tuuh… sepedanya yang kuning berjejer
Pemandangan dari atas gedung. Jauh di ujung jalan yang warna merah adalah Red Fort. Yang sebelah kanan jalan ada Hindu Temple
Di atas gedung, lagi masak buat sarapan
Gedung-gedung di sekitarnya sama kumuhnya πŸ™ˆ
Makan pagi bareng di restoran Karim’s
Selesai sarapan, bersiap untuk kembali ke meeting point. Program selesai ☺✌

Short Trip India Tour 5D4N

Posted on

Pengen trip ke India tapi ngga punya banyak waktu. Ijin cuti ngga bisa lama-lama. Tugas pekerjaan menunggu untuk segera diselesaikan. Padahal niat trip ke India sudah lama ada di dalam daftar.
Nah… Untuk mewujudkan keinginan tersebut menjadi kenyataan, kali ini Ventura mengadakan India tour singkat mulai tgl 4-8 Mei 2016. Selama 4 hari kalian sudah dapat melihat tempat-tempat eksotis di India, yang salah satunya adalah Taj Mahal ☺… Di bawah ini adalah jadwal perjalanannya:

4 Mei: Keberangkatan ke India dan tiba di Delhi malam hari
5 Mei: Delhi ke Agra
6 Mei: Agra ke Jaipur
7 Mei: Jaipur ke Delhi
8 Mei: Delhi tour dan kembali ke Indonesia

Biaya paket tour USD550/orang untuk minimal quota peserta 6-8 orang dalam 1 rombongan.
Harga sudah termasuk transportasi, antar jemput di bandara Delhi, akomodasi hotel bintang 4 berikut sarapan dan makan siang. Tiket masuk ke Taj Mahal.

Harga belum termasuk tiket pesawat dan visa.
Untuk tiket dan visa bisa dibantu pembelian dan pengurusannya.

Yuuk segera daftar dan bergabung di kunjungan singkat ke India tgl 4-8 Mei 2016.
Peserta sudah ada 3 orang. Dan pasti berangkat.

Untuk pendaftaran, dapat menghubungi di:
Phone: 081 220220 708 (WA)
PIN: 75bcbdef
Email: venturatravelking@gmail.com
PIC: Tania Langitan

image

Happy Travel!!

TOUR PROGRAM 2016

Posted on Updated on

Please find below Tour Program 2016 from Ventura TravelKing

1. Myanmar 18-24 January
2. India – Lucknow Varanasi Khajuraho Agra Delhi 6-14 Feb
3. Jaisalmer Desert Festival 17-26 Feb
4. Nepal 4-8 March
5. India – HOLI Festival 15-24 March
6. Nepal Trekking: Ghorepani 23-30 April

7. Kashmir 12 – 20 May
8. Ladakh – Srinagar to Leh 22-30 July
9. Tibet Β  1-6 July
10.Β Tibet 17 – 23 Sept

11. Nepal & Pokhara 20 – 26 Oct
12. Diwali & Pushkar Camel Fair 29 Oct – 9 Nov
13.Β Iran (Persia) 19 – 28 Nov

14.Β India: Delhi Agra Jaipur Udaipur Mumbai 5 – 15 Dec

15. India: Mumbai Hyderabad Kochi 16 – 24Β Dec

Available to any destination upon request.

For booking & queries, pls contact:
Ventura TravelKing
Pic: Tania Langitan
Mobile/SMS 081 220220 708
WA 0817 0990 708
PIN 75BCBDEF
http://www.venturatravelking.com

Barog Station, Himachal Pradesh – India

Posted on Updated on

Setelah menempuh lebih kurang 5 jam perjalanan dengan kereta api mini dari Kalka menuju Shimla, kereta berhenti di stasiun Barog yang terletak di ketinggian 1560m dari permukaan laut. Sebuah stasiun kecil yang dibangun pada tahun 1903, dan kereta baru saja melewati sebuah terowongan sejauh 1143 m, terowongan yang paling panjang dari sekian terowongan yang dilalui dari Kalka menuju Shimla.

Kereta berhenti selama 15 menit, dan penumpang boleh turun untuk melemaskan kaki dan pantat yang lumayan terasa kaku dan pegal duduk selama 5 jam πŸ™‚ Hari sudah jam 5 sore ketika itu dan udara dingin mulai terasa menusuk kulit dan tulang, walaupun sudah memakai sweater tebal dan kaos dobel di dalamnya tetap saja badan agak menggigil ketika berjalan-jalan di pinggiran rel kereta api.

Di stasiun ini ada satu bangunan kecil yang di dinding depannya tertulis tempat beristirahat. Penasaran juga sih untuk melihat ke dalamnya, sayangnya tertutup alias di kunci dan tidak ada petugas sama sekali 😦 Dan diseberangnya ada sebuah tugu yang bertuliskan sejarah berdirinya Barog dalam bahasa India dan bahasa Inggris. Cukup informatif.

Barog1Β Β Barog2Β Barog3Β 

 

Shabtadi Express Train: From Delhi To Kalka

Posted on Updated on

On the way to Kalka from New Delhi by Shabtadi Express train, they provided 1 bottle mineral water (1 ltr), breakfast and snacks which all is Indian food. The taste was good… i like it! Or maybe i was so hungry so i grabbed it all…hahaha
The red’s pitcher contents really fit only for 1 cup :))

image

image

Posted from WordPress for Android