houseboat

Kashmir Tour – April 2017: TULIP GARDEN

Posted on

Trip ke Kashmir yang baru saja berakhir tanggal 14 April 2017 yang lalu memberikan kesan yang mendalam buat kami (grup) dan saya khususnya. Perjalanan berjalan sesuai jadwal dan program, aman, lancar dan sangat menyenangkan. Semua berjalan dengan sempurna! Saya patut bersyukur kepada Tuhan saya yang sangat baik 🙂 Dan Dia telah menyediakannya bagi saya. Puji Tuhan!

Kashmir adalah bagian dari negara India yang terletak di India Utara dengan ibukotanya Srinagar. Wilayah ini sangat rawan konflik, antara penduduk lokal dengan tentara India. Tahun 2016, sempat terjadi konflik yang menyebabkan wilayah ini terpaksa ditutup untuk turis dari bulan Juni sampai dengan November 2016. Beruntung, tour saya ke Kashmir di awal Desember berlangsung lancar dan aman tanpa ada gangguan apapun. Sekali lagi Puji Tuhan!

Untuk sampai di Kashmir, saya menggunakan moda transportasi pesawat dari New Delhi ke Srinagar, memakan waktu 1,5 jam. Saya memilih jadwal pagi agar mempunyai banyak waktu di Kashmir untuk menikmati perjalanan kami. Seperti yang saya katakan di awal paragraf bahwa perjalanan saya selama di Kashmir memberikan pengalaman yang mengesankan. Mengapa saya katakan demikian? Ya, karena selama di Kashmir semuanya berjalan sempurna. Saya diberikan cuaca yang begitu baik dan bersahabat. Tidak ada hujan atau mendung. Sangat indah untuk foto-foto. Untuk makanan, sama sekali tidak ada masalah. Semua peserta tidak mengalami gangguan kesehatan untuk urusan makanan. Transportasi juga dalam kondisi sempurna.

Hari pertama setelah tiba di Srinagar adalah mengunjungi Mughal Garden, sebuah taman rekreasi yang dipenuhi bunga-bunga. Karena bulan April sudah masuk musim semi (Spring), maka bunga-bunga sudah banyak yang mulai mekar. Bahkan bunga Sakura pun juga ada di taman ini. Di taman ini juga ada jasa tukang foto yang menyediakan baju-baju khas Kashmir untuk difoto. Untuk harga harus bernego dulu 🙂 Yang pasti kami semua menggunakan kesempatan ini untuk berfoto dengan menggunakan baju daerah Kashmir. Dari tempat ini kami mampir ke mesjid Hazrabat, sebuah mesjid terbesar di wilayah Kashmir. Kami hanya berfoto-foto sebentar di depan garbangnya.

Tour dilanjutkan dengan mengunjungi taman bunga Tulip di Indira Gandhi Garden. Taman ini hanya buka selama 2 minggu saja, yaitu dari tanggal 1 – 15 April. Setiap tahun selalu ada festival bunga tulip, akan tetapi pemberitahuan tanggal dibukanya festival ini tidak bisa diprediksi. Bahkan 2 minggu sebelum kami berangkat ke India pun saya belum dapat kepastian kapan jadwal festival bunga tulip diadakan. Ada yang mengatakan dibukanya tgl. 13 April. Sementara tanggal tersebut saya sudah kembali ke Delhi… hahaha bikin saya deg-degan! Buat saya taman ini indah dan berbeda, bukan hanya karena bunga tulipnya tetapi taman ini dikelilingi gunung-gunung bersalju. Benar-benar keren!! Rasanya ingin berlama-lama di tempat ini. Ohya, untuk masuk ke dalam taman ini biaya tiket masuk adalah 20 rupee saja. Puas berfoto dan menikmati keindahan taman dan isinya, kami kembali ke rumah perahu (houseboat) tempat kami menginap selama di Srinagar, yaitu di pinggiran Danau Nigen 🙂

Untuk cerita berikutnya: Sonamarg & Gulmarg akan diceritakan pada edisi berikutnya. Stay tune!

Trip India berikutnya tahun 2017:

  • Ladakh Adventure Roadtrip: 22 Juni – 2 Juli 2017
  • Diwali Festival di India Selatan: 11-20 Oktober 2017

Bagi yang berminat ikut dalam tour di atas, silahkan menghubungi 08170990708 (WA) atau 081220220708

Untuk foto-foto cakep lainnya bisa follow di:

  • IG: @tania_langitan
  • FB: tania.langitan@gmail.com
  • Path: tania langitan
  • Twitter: @smartravler
  • Pinterest: Tania Langitan

 

Photo: Love Quotes

Posted on Updated on

Path 2013-11-23 10_06_edited

Good Morning my lovely friends…

I took this photo in Mughal Garden, Srinagar India on last September. But i don’t know the name of this flower. I just felt this flower is beautiful to be as poster for Love quotes 🙂

Have a wonderful weekend!

Incredible India: Nigen Lake – Srinagar, Kashmir

Posted on Updated on

NL26

Srinagar, adalah ibukota wilayah Jammu & Kashmir di India Utara – terkenal dengan taman-taman bunganya yang luas dan dipenuhi aneka warna bunga-bunga cantik, danau Nigen dan danau Dal; dan rumah-rumah perahu yang bersandar di tepi danau.

Ketika berkunjung ke kota tersebut, udaranya sangat bersahabat. Cuaca setiap hari cerah dengan angin dingin berhembus sepoi-sepoi. Saya berada di kota tersebut dari tanggal 22 – 27 September. Inilah tempat persinggahan yang paling lama dari kota-kota lainnya di India yang saya singgahi. Sengaja memang saya jadwalkan 5 hari berada di daerah Kashmir karena saya melihat di website banyak tempat-tempat yang mempesona di daerah Kashmir. Apalagi bulan September ini sudah masuk musim gugur (Autumn) dan saya melihat daun-daun sudah mulai berganti warna menjadi kuning keemasan. Benar-benar sangat indah.

Untuk masuk ke kota Srinagar, saya naik pesawat dari kota New Delhi. Bisa juga dengan kereta api, tetapi kereta api api hanya berhenti di kota Jammu dan harus sambung lagi dengan bus atau taksi yang akan memakan waktu sekitar 9-11 jam.

Selama berada di Srinagar, saya tentu saja menginap di “Houseboat”, yaitu perahu besar yang didalamnya terdapat kamar tidur, kamar mandi, ruang makan, ruang tamu untuk bersantai dan teras untuk menikmati disekitar danau. Perahu ini umumnya bisa terdiri dari 2 sampai 3 kamar dengan kamar mandi dalam. Soal makan, pihak Houseboat akan menyajikan masakan rumahan, yaitu masakan daerah Kashmir. Tapi sebelumnya mereka akan menanyakan kepada kita apakah mau dimasakin menu India atau tidak. Karena mereka juga bisa memasak makanan internasional seperti western atau chinese. Tetapi jangan membayangkan rasanya seperti makanan Cina asli ya… hehehe. Dan untuk masakan tersebut kita harus bayar, tetapi harganya sangat wajar untuk 3 macam masakan plus nasi. Beruntung lidah saya masih cocok dengan masakan-masakan mereka 🙂

NL32

Nah, di Srinagar ini terdapat 2 danau besar, yaitu “Nigen Lake” dan “Dal Lake”. Saya memilih tinggal di Nigen Lake karena menurut saya Dal Lake sudah terlalu ramai dan komersil, sementara Nigen Lake belum terlalu banyak Houseboat sehingga berada di danau ini benar-benar terasa damai dan pemandangannya pun juga lebih indah. Danau Nigen memang sedikit agak jauh jaraknya dari pusat kota, tetapi hal itu tidak menjadi masalah buat saya 🙂

NL1 NL5 NL22 NL16

Untuk menuju Houseboat tempat saya menginap, saya harus naik perahu kecil yang di sebut dengan “Shikara”. Jarak dari pangkalan Shikara ke Houseboat hanya sekitar 150 meter. Danau ini banyak ditumbuhi dengan bunga teratai dan di dalam danau itu sendiri banyak rumput-rumput seperti rumput laut. Menurut informasi dari pemilik Houseboat, rumput-rumput tersebut dapat diolah sebagai obat herbal untuk kulit wajah, obat tenggorokan dan obat sakit perut.

Shikara's Jetty
Shikara’s Jetty

Untuk menikmati pemandangan alam danau Nigen, kita bisa menyewa Shikara yang lama sewanya tergantung permintaan penumpangnya. Bisa setengah jam, 1 jam, 2 jam atau lebih. Waktu itu saya menyewa hanya 1 jam saja, karena menurut saya lumayan cukup mahal harga sewanya, untuk 1 jam dikenakan 400 rupee 🙂 Shikara tersebut lebih enak kalau dimuati oleh maksimum 2 orang, karena bentuk tempat duduknya seperti balai-balai. Jadi penumpangnya bisa selonjoran atau tiduran.

NL24 NL14 NL9

Panorama di saat matahari terbenam dan burung-burung (selain bebek) yang saya lihat dan yang dapat saya abadikan gambarnya adalah seperti dibawah ini

sunset     NL33

Suasana kota Srinagar pada saat itu aman terkendali, walaupun pada saat itu banyak polisi dan tentara berjaga-jaga di setiap sudut jalan dan kota. Bahkan sekali-sekali lewat truk-truk tentara lalu lalang. Wilayah Kashmir boleh dibilang mulai banyak didatangi para turis sejak 6 tahun terakhir karena wilayah tersebut sudah cukup aman. Sejak 20 tahun terakhir, antara Pakistan dan India tidak bersengketa soal wilayah hal itu dikarenakan sering diadakan negosiasi-negosiasi yang cukup alot yang sampai saat inipun masih tetap dilakukan. Hal ini untuk menjaga stabilitas keamanan kedua belah pihak. Dan tentu saja untuk para pelancong seperti saya…:)

Cheers,