backpacking in india

Update Program Tour 2017 (India, Nepal, Pakistan, Tibet, Morocco, Iceland)

Posted on Updated on

Kembali saya update program-program tour untuk tahun 2017.

1. GHOREPANI TREK (3-10 Feb) – CONFIRM!

2. NEPAL – KATHMANDU & POKHARA (28 Feb-4 Mar)

3. INDIA G3 HOLI (9-14 Mar)

4. MUMBAI, BANGALORE & MYSORE (15-21 Mar)

5. KASHMIR + TAJ MAHAL (8-14 April)

6. EXPLORE PAKISTAN – GILGIT (6-16 Mei)

8. TIBET & EBC (22-30 April & 17-25 Mei)

9. LADAKH ROADTRIP (22Jun – 2 Jul)

10. AFRICA SAFARIS (18-26 July)

11. IRAN (6-15 September)

12. ABC TREK (20-30 September)

13. INDIA: DIWALI FESTIVAL (11-20 Oct)

14. EBC TREK (21 Oct – 7 Nov)

17. ICELAND – AURORA BOREALIS (14-21 Nov)

Instagram: @tania_langitan @venturatravelking

Untuk permintaan harga dan info lainnya silahkan menghubungi nomor dibawah ini. Harga tidak termasuk tiket pesawat & visa (bisa dibantu pembelian tiket & pengurusan visanya).

Telp. +62 8170990708 / +62 81220220708

Advertisements

Hebohnya Berbelanja di India

Posted on

Perjalanan ke India selama 7 hari yang menyenangkan baru saja selesai tgl. 24 Oktober yang lalu. Walaupun rombongan  hanya berlima, tetapi peserta kali ini sangat heboh sehingga suasana selalu ceria. Apalagi pesertanya doyan belanja, wadooohh… setiap berhenti, apakah mau ke toilet atau mau makan di restoran lokal dan apabila ada toko disekitarnya pasti masuk ke toko tersebut. Ngga perlu beli yang penting bisa foto-foto dan narsis juga sudah puas… hahahaha. India memang surga bagi yang hobi belanja, selain murah pastinya dan variasinya juga banyak, modelnya juga unik dan lucu. Kaya dengan seni dan full color pastinya. Mulai dari kain saree yang bisa minta dijahit dan diantar ke hotel malam itu juga, sepatu khas India (Juttis) yang penuh warna, celana, baju atasan, asesoris untuk rumah, gelang, kalung dan banyak lagi deh… semuanya pasti ada. Shop until you drop!!

Karena trip ini disebut Golden Triangle, maka kota-kota yang disinggahi adalah Delhi, Agra, Jaipur dan kembali lagi ke Delhi.

Inilah beberapa foto hasil perjalanan selama 7 hari dan peserta yang heboh berbelanja tapi juga heboh foto-foto… hehehe

Jadwal trip berikutnya adalah bulan tgl. 22-28 Desember 2015, 7-13 February 2016 dan 17-24 Maret 2016.

Yang berminat, silahkan daftarkan diri dan reply artikel ini 🙂

Santi1 Santi2 Santi4 Santi6 Grup2 TL2 Jaipur2

 

 

 

Lets Join! ADVENTURE TRIP INCREDIBLE INDIA!

Posted on

Buat kalian yang ingin berpetualang ke negara India dengan biaya murah, yuuk ikutan trip ini. Kalian akan merasakan serunya perjalanan yang menantang ini. Menggunakan kereta api malam, tuk-tuk, kapal ferry di sungai Howrah, blusukan ke pemukiman penduduk asli dengan berjalan kaki, mencicipi makanan khas India 🙂 Dijamin akan menjadi pengalaman hidup yang mengesankan dan tak terlupakan.
Banyak sekali cerita negatif yang sering saya dengar ketika mendengar kata India. Pada kenyataannya, pengalaman trip saya ke India beberapa kali tidak pernah menemui hal-hal semacam itu.
Nah, tunggu apalagi… karena saya yang akan menjadi guide kalian selama trip. So, ngga usah takut dan ragu. Untuk trip ini peserta saya batasi hanya untuk 8 orang maksimum. Tanggal keberangkatan 23 Oktober dan trip akan berakhir tgl. 30 Oktober. Sampai di tanah air tgl. 31 Oktober 2015.

image

Berminat Tour ke India? Tersedia Paket Murah

Posted on Updated on

Berminat tour ke India?

Khususnya bagi teman-teman warga negara Indonesia yang tertarik untuk tour ke India – dan ingin jalan bareng dengan saya – bisa mengikuti paket program yang saya tawarkan di bawah ini. Minimal 6 orang dalam 1 grup.

Jenis program yang saya tawarkan sifatnya adventure dan backpacking. Akomodasi akan dipilih yang senyaman mungkin (sekamar berdua atau dormitory) dan transportasi menggunakan kereta api, tuktuk atau bus (transportasi umum). Lama perjalanan (tour) antara 6-10 hari.

Biaya paket sudah termasuk: akomodasi, transportasi, makan 3x sehari, dan tiket masuk wisata

Biaya paket tidak termasuk: tiket pesawat internasional & domestik (bila ada), Visa India, airport tax, pengeluaran pribadi (jajanan, minuman ringan, laundry, camera fees, tips, dll)

Jadwal tour (fixed date):

1. Tgl. 3 s/d 9 September 2015 (Delhi-Udaipur-Jaipur-Agra-Delhi)

2. Tgl. 7 s/d 12 November 2015 (Delhi – Agra – Jaipur) – melihat Diwali Festival 11 November

Permintaan khusus (jadwal tersendiri) juga bisa dilayani apabila mempunyai grup sendiri (minimal 6 orang).

Untuk info lebih lengkap, silahkan menghubungi nomor di bawah ini:

Tania Langitan

Mobile: +62 8170990708 (Whatsapp only)

PIN : 75BCBDEF

Happy Journey!

Related links: UPDATE: Ventura Tour Program 2016

 

TL Amberfort_QUOTE

 

 

 

 

 

My Itinerary Trip to India – #3 Agra

Posted on Updated on

AGRA

Hari ke-7. Tiba di stasiun kereta api Agra Fort sekitar jam 6.15 langsung menuju pintu keluar dan menyewa tuk tuk untuk di antar ke hotel Sidharta. Perjalanan selama di kereta api memakan waktu hampir 13 jam 🙂 dengan menggunakan kereta api “Marudhar Express”.

Dalam perjalanan menuju ke hotel, saya melihat Taj Mahal dari kejauhan yang masih diselimuti kabut dan saya minta supir bajajnya untuk berhenti karena saya ingin mengambil beberapa foto Taj Mahal. Sangat menggoda untuk dilewatkan begitu saja.. hehehe. Supir bajaj kelihatannya mengerti sekali dengan keinginan saya atau memang sudah biasa mengantar tamu seperti saya? karena dia langsung mencari spot yang terbaik untuk mengambil foto. Selesai mengambil foto, supir bajaj menawarkan diri untuk mengantar saya ke tempat-tempat yang biasa dikunjungi oleh para turis, seperti: Agra Fort, Baby Taj dan Mehtab Bagh. Saya setuju untuk menggunakan supir dan bajaj ini untuk mengantar saya ke tempat-tempat tersebut. Setelah sampai di hotel, supir akan kembali menjemput saya jam 10.00

Jam 10 lewat saya keluar hotel dan supir bajaj sudah menunggu di depan hotel 🙂 Tempat pertama yang saya kunjungi adalah Agra Fort. Cuaca saat itu cukup menyengat buat ukuran saya. Matahari benar-benar full mengeluarkan sinarnya… pffff…sekujur badan langsung basah berkeringat. Dari Agra Fort, saya minta di antar ke restaurant untuk makan siang. Dan kunjungan berikutnya adalah Baby Taj dan Mehtab Bagh. Rasanya 3 tempat ini sudah cukup melelahkan untuk hari ini. Kembali ke hotel sekitar pukul 6.30 sore.

Day 7. Arrived at Agra Fort railway station about 6:15 hours straight toward the exit and hired a tuk tuk to drop off at hotel Sidhartha. The trip by train took almost 13 hours 🙂 with “Marudhar Express”. On the way to the hotel, I saw the Taj Mahal from a distance that is still shrouded in fog and I asked the driver to stop because I wanted to take some photos of the Taj Mahal. It’s tempting to pass up .. hehehe. Bajaj driver seemed to understand once with my desire or have been used to take guests like me? because he went looking for the best spot to take photos. Finished taking photos, bajaj driver offered to take me to places frequented by tourists, such as Agra Fort, Baby Taj and Mehtab Bagh. I agree to use this driver and three-wheeler to take me to these places. After arriving at the hotel, the driver will return to pick me up at 10.00.

By 10 o’clock through I exited the hotel and three-wheeler driver was waiting in front of the hotel 🙂 The first place I visited was Agra Fort. The weather was quite pungent for my size. The sun really shine full issue … pffff … sweating all over my body directly. From Agra Fort, I’m driven to restaurant for lunch. And next visit Baby Taj and Mehtab Bagh. It seemed these places had quite tiring for today. Back to the hotel at about 6:30 pm.

Agra in the morningMB1

Hari ke-8 di Agra. Pagi jam 6 saya sudah keluar hotel untuk mengunjungi Taj Mahal. Cukup jalan kaki kurang dari 5 menit saya sudah sampai di loket karcis 🙂 Untuk masuk ke Taj Mahal tidak diperkenankan membawa video cam. Setiap pengunjung diperiksa satu persatu dan barang bawaan harus diperiksa dengan alat pemeriksa seperti di imigrasi bandara. Oh ya, pengunjung setelah membeli karcis masuk akan mendapatkan 1 botol air minum dan sepasang alas kaki dari kain. Sebelum membeli karcis, saya di cegat seorang pemuda yang menawarkan jasanya sebagai tour guide. Awalnya saya tidak tertarik untuk memakai jasa tour guide, tetapi pemuda ini cukup menarik dan sepertinya cukup jujur karena saya tawar setengah harga dari yang dia minta dan dia bersedia :). Nama tour guide saya ini adalah Raju. Dan ternyata memang sangat bermanfaat memakai jasa si Raju ini, bukan saja informasi mengenai sejarah Taj Mahal tetapi Raju juga memberikan tempat-tempat yang bagus untuk pengambilan foto.

Selesai Taj Mahal, selama kurang lebih 2 jam saya kembali ke hotel untuk sarapan dan mandi. Dan sekitar jam 10, saya mulai tour mengunjungi Fatehpur Sikri dan Sikandra dengan menyewa kendaraan melalui supir bajaj yang kemarin saya sewa :). Sebenarnya dari pihak hotel juga bisa menyediakan dan harga juga tidak jauh berbeda.

Day 8th. At 6 o’clock in the morning I’ve been out to visit the Taj Mahal. Just walked less than 5 minutes I had reached the ticket booth 🙂 To go into the Taj Mahal is not allowed to bring a video cam. Each visitor is checked one by one and luggage must be checked by the immigration inspector tool such as airports. Oh yes, after buying the entrance ticket visitors will get 1 bottle of water and a pair of footwear from the fabric. Before you buy a ticket, I intercepted a young man who offers his services as a tour guide. Initially I was not keen to use the services of a tour guide, but this young man seems quite interesting and quite honestly because I was fresh half the price of what he asked for and he is willing :). The tour guide my name is Jagdis. And it turns out it is very helpful to use the services of the Jagdis is, not only information about the history of the Taj Mahal but he also provided great places for photo shoot. Finish the Taj Mahal, for about 2 hours I returned to the hotel for breakfast and a shower. And around 10, I began a tour to visit Fatehpur Sikri and Sikandra to rent a vehicle through bajaj driver that yesterday I rent :). Actually of the hotel can also supply and the price is also not much different.

Baby Taj1

Hari ke-9. Selesai sarapan saya menuju Bharatpur Bird Sanctuary atau dikenal juga dengan Keoladeo National Park, dan menyewa kendaraan (kali ini sewa dari hotel).

Hari ke-10. Dari Agra menuju Jaipur dengan kereta api “Marudhar Express” dengan jam keberangkatan 06.35 dan tiba di Jaipur jam 12.05

Day 9. After breakfast I headed to Bharatpur Bird Sanctuary also known as Keoladeo National Park, and hired vehicles (this time the rent from the hotel).

Day 10. From Agra to Jaipur by train towards “Marudhar Express” with a 6:35 departure time and arrive in Jaipur at 12:05

Cost:

– Entrance fees: Taj Mahal Rs750, Agra Fort Rs300, Baby Taj Rs110, Mehtab Bagh Rs100, Fatehpur Sikri Rs250, Sikandra Rs110, Keoladeo (Bharatpur Bird Sanctuary) Rs400

– Tips for Raju (guide): Rs500

– Autorickshaw from station to hotel: Rs150

– Rent cab 1 day to Fatehpur Sikri Rs1600

– Ticket train “Marudhar Express” from Agra to Jaipur Rs460

Phototastic-2013-11-23-21-49-40Phototastic-2013-11-03-19-13-18

 

 

My Itinerary Trip to India – #2 Varanasi

Posted on Updated on

VARANASI

Day 5- Arrived at Varanasi junction at 9.30am, I took an autorickshaw to the Hotel Ganpati. But autorickshaw could not stop in front of the hotel because it was not allowed to go inside, and I had to walk about 200m to get to the hotel. On the way, I met someone who offered his services as a tour guide. I was lucky to meet this guide 🙂 he was nice, friendly and honest. His name was Raju. After checked-in, lunch at the hotel and walked around the hotel with Raju. He took me to see the cremation (cremation) which lasted for 24 hours straight every day. Down the narrow alleyways and slums. Visiting a Nepalese temple located in the middle of the township Varanasi.

Raju took me to visit the Golden Temple. To get into the temple tourists should not carry any. Bags, wallets, mobile phones can be deposited in the lockers that have been provided. I feel insecure see daycare guarded by many people as money and passports in the bag. And I decided not to go inside the temple. A little shopping some souvenirs and evening back to the hotel.

Hari 5- Tiba di stasiun Varanasi jam 9.30 pagi. Saya naik bajaj menuju Hotel Ganpati. Tetapi bajaj tidak bisa berhenti di depan hotel karena memang tidak diperbolehkan masuk ke dalam, dan saya harus berjalan kaki sekitar 200m untuk sampai di hotel. Di tengah jalan bertemu seseorang yang menawarkan jasa sebagai tour guide. Beruntung saya bertemu tour guide ini karena orangnya ramah dan jujur. Namanya Raju. Setelah check in, makan siang di hotel dan berjalan-jalan disekitar hotel bersama Raju. Dia membawa saya melihat tempat pembakaran mayat (kremasi) yang selama 24 jam nonstop berlangsung setiap hari. Menyusuri gang-gang sempit dan kumuh. Mengunjungi sebuah temple Nepal yang berada di tengah-tengah perkampungan Varanasi.

Raju membawa saya mengunjungi Golden Temple. Untuk masuk ke dalam temple para turis tidak boleh membawa apapun. Tas, dompet, handphone dapat dititipkan di loker yang sudah disediakan. Saya merasa tidak aman melihat tempat penitipan yang dijaga oleh banyak orang sementara uang dan paspor ada di dalam tas. Dan saya memutuskan untuk tidak masuk ke dalam temple tersebut. Sedikit berbelanja beberapa souvenir dan sore hari kembali ke hotel.

 

On the way to hotel
On the way to hotel
Narrow alley
Narrow alley
Priest on the window
Priest on the window

Day 6 – Around 5.30am I woke up and took a boat ride down the river Ganges to see the sunrise and watch the daily activities undertaken by local local people. I booked the boat one day earlier with the help of Raju (hotel can also assist to arrange). For 2 hours I rented the boat. I returned to the hotel and breakfast. After that I packed up to check out, as it will continue the journey to Agra by train. I took a city tour package from the hotel and visit a few places before I finally dropped at the station. One of the places that are memorable enough Ramnagarh Fort.
Overnight train to Agra: The train left at 17.20 and arrived at Agra at 6.10am

Hari 6 – Saya bangunsekitar jam 5.30 pagi dan naik perahu menyusuri sungai Gangga untuk melihat sunrise dan menyaksikan kegiatan sehari-hari yang dilakukan oleh penduduk local setempat. Saya menyewa perahu dari semalam dengan bantuan tour guide (sebaiknya minta pihak hotel untuk arrange). Selama 2 jam saya menyewa perahu tersebut. Saya kembali ke hotel dan sarapan. Setelah itu saya berkemas untuk check out, karena akan melanjutkan perjalanan menuju Agra dengan KA. Saya mengambil paket City tour dari pihak hotel dan mengunjungi beberapa tempat sebelum akhirnya di drop di stasiun. Salah satu tempat yang menarik dikunjungi adalah Ramnagarh Fort.
Bermalam di KA menuju Agra: Kereta api berangkat jam 17.20 dan tiba di Agra jam 6.10 pagi.

Cost:

  • Rent Boat 2 hrs: Rs600 (excluding tips)
  • City tour half day: Rs1500 (excluding tips driver)
  • Ramnagarh Fort: Rs150
  • Ticket train to Agra: Rs810
Sunrise
Sunrise

 

Woods for fire cremation
Woods for fire cremation

 

Tourists
Tourists

 

 

 

 

 

 

 

 

 

My Itinerary Trip to India – #1 Kolkata

Posted on Updated on

KOLKATA – my entry point city

Day 1 – I arrived in Kolkata in the evening, VOA paid in the airport, checked into Hotel Esplanade Chambers at Dalhousie area. Actually it was a budget hotel, but clean enough, with ensuite bathroom and pretty good wi-fi connection. To stay in this hotel for 2-3 nights it felt pretty.

Day 1 – Tiba di Kolkata malam hari, membayar Visa On Arrival di bandara, kemudian naik taksi menuju hotel yang sudah saya pesan jauh-jauh hari melalui website. Saya menginap di Hotel Esplanade Chambers di daerah Dalhousie. Sebenarnya ini hotel murah, cocok untuk yang suka backpacking. Kamarnya cukup bersih, bisa untuk berdua dan ada kamar mandi dalam. Koneksi Wi-Fi juga bagus. Untuk tinggal di hotel ini selama 2-3 malam rasanya cukup.

In front of hotel
In front of hotel
Gate to Chadni Chawk MRT
Gate to Chadni Chawk MRT
Surrounding the hotel
Surrounding the hotel

Day 2 – Since my trip in India for a long time and I will using train as main transportation intercity, then I have to find a ticket for my trip next, to Varanasi and Agra. After breakfast at the hotel, I walked to the Fairlie Place, a place where foreign tourists can buy a train ticket. While I am walking down the street, I took some pictures of Kolkata’s city life. I saw a group of men were bathing in the street, sellers get busy cooking food and selling on the pavement. I passed the church of St. Andrew, Red Writer’s Building. There are many buildings of the British colonial heritage. Not too difficult to find a train ticket offices. Office was not yet open when I came and I bought 2 pieces of cake alongside a road and a glass of sugarcane juice. Done care purchasing train tickets, I returned to the hotel and during the day it rained hard enough so that I could rest for a while. The air is hot enough that afternoon, but after flushing the rain makes the air quite cool. In the afternoon I was down the main road to Jawaharlal Road, then go to Park Street is a little different atmosphere. Feels more modern and stylish “western style”, because along the way there are many shops, boutiques and expensive restaurant menus western (Europe, America, Italy, etc.). I also had to buy some clothes and trousers in a typical Indian street, near expensive hotels Oberoi Hotel .

Day 2 – Karena perjalanan saya di India cukup lama dan menggunakan sarana Kereta Api sebagai alat transportasi maka saya harus mencari tiket untuk 2 trip saya berikutnya, yaitu Varanasi dan Agra. Setelah sarapan di hotel, saya berjalan kaki ke daerah Fairlie Place, tempat dimana para turis asing dapat membeli tiket KA. Saya berjalan kaki sambil mengambil beberapa gambar kehidupan kota Kolkata. Ada sekelompok lelaki sedang mandi di pinggir jalan, penjual-penjual makanan mulai sibuk memasak dan berjualan di atas trotoar. Saya melewati gereja St. Andrew, Red Building. Banyak terdapat bangunan-bangunan peninggalan colonial Inggris. Tidak terlalu sulit mencari kantor penjualan tiket KA. Kantor masih belum buka ketika saya datang dan saya membeli kue dipinggir jalan 2 buah dan segelas air tebu. Selesai mengurus pembelian tiket KA, saya kembali ke hotel dan siang hari itu hujan turun cukup deras. Udara  cukup panas siang hari itu, tetapi setelah disirami oleh hujan membuat udara menjadi sejuk. Sore hari saya menyusuri jalan utama yaitu Jawaharlal Road, kemudian masuk ke Park Street yang suasananya sedikit berbeda. Lebih modern dan terasa gaya “western”, karena di sepanjang jalan tersebut banyak toko-toko, butik-butik mahal dan restaurant menu barat (Europe, America, Itali, dll). Saya juga sempat membeli beberapa baju dan celana khas India di kaki lima, dekat hotel mahal Oberoi Hotel J 🙂 

 

Red Writer's Building
Red Writer’s Building
Kolkata city
Kolkata city
At Fairlie Place
At Fairlie Place
Park Street
Park Street

Day 3 – Visit the Victoria Memorial Hall. This place you must visit if you are in Kolkata. To get to this place I rode the metro train from Chadni Chowk a distance of 50m from the hotel. Of Victoria Memorial Hall, I visited the church of St. Paul and next to the Birla Planetarium there. In the afternoon I took a ferry down the river Howrah. I rode the metro train towards Sovabazar Sutanuti, then continued up until at Arihitola Ghat by autorickshaw and went aboard the ferry and get off at Howrah station. From Howrah station I walked through Howrah bridge is super busy and bustling pedestrians and passing vehicles. And I walked to the hotel for dinner and rest.

Hari 3 – Mengunjungi Victoria Memorial Hall. Tempat ini wajib anda kunjungi bila anda berada di Kolkata.  Untuk menuju tempat ini saya naik metro train dari  Chadni Chowk yang jaraknya 50m dari hotel. Dari Victoria Memorial Hall, saya mengunjungi gereja St. Paul dan disebelahkanya terdapat Birla Planetarium. Sore hari saya naik kapal ferry menyusuri sungai Howrah. Saya naik metro train menuju Sovabazar Sutanuti, kemudian lanjut naik bajaj sampai di Arihitola Ghat, lalu naik kapal ferry dan turun di Howrah stasiun. Dari stasiun Howrah saya berjalan kaki melalui jembatan Howrah yang super sibuk dan ramai pejalan kaki dan kendaraan yang lalu lalang. Dan saya berjalan kaki menuju hotel untuk makan malam dan istirahat.

Victoria Memorial Hall
Victoria Memorial Hall
Back yard of Memorial Victoria Hall
Back yard of Memorial Victoria Hall
Bustling Howrah Bridge
Bustling Howrah Bridge

Day 4 – Today is the last day to be in Kolkata. Before heading to Varanasi, I visited the Belur Math. Its location is a bit on the edge of town and I take a taxi to reach the location. Unfortunately, at Belur Math should not be taking photos so I did not linger there. Belur Math is a place of worship and open to anyone. From Belur Math I ride the city bus and get off at the Esplanade bus terminal. I walk back to the hotel for a short rest, shower and pack up to go to Howrah station by taxi.
Overnight train to Varanasi: The train left at 20.00 and arrived at Varanasi at 9.30am

 

Day 4 – Hari ini adalah hari terakhir berada di Kolkata. Sebelum menuju Varanasi, saya mengunjungi Belur Math. Lokasinya agak sedikit di pinggir kota dan saya naik taksi untuk sampai di lokasi. Sayangnya, di Belur Math tidak boleh mengambil foto sehingga saya tidak berlama-lama berada disana. Belur Math merupakan tempat ibadah dan terbuka untuk siapa saja. Dari Belur Math saya naik bis kota dan turun di Esplanade Bus terminal. Saya berjalan kaki kembali ke hotel untuk beristirahat sebentar, mandi dan berkemas untuk menuju ke stasiun Howrah dengan menggunakan taksi.
Bermalam di kereta api menuju Varanasi: KA berangkat jam  20.00 dan tiba di Varanasi jam 9.30 pagi.

Cost/biaya:
– VOA (for Indonesian): Rs3600
– Victoria Memorial Hall: Rs150
– Metro train: Rs4 / trip (depends on the distance)
– Autorickshaw to Arihitola Ghat: Rs5 / person
– Ferry ticket to Howrah: Rs5
–  Train ticket to Varanasi: Rs950 – Class 3A

 

Howrah Bridge
Howrah Bridge