TRAVEL

Open Trip: Wisata Ke Persia (Iran)

Posted on Updated on

Perjalanan saya ke Iran di bulan November 2018 benar-benar mengesankan. Bersama seorang teman yang juga pernah trip bareng ke India dan Pakistan, kami menjelajahi ke beberapa kota yang banyak di kunjungi oleh turis yang berarti banyak tempat-tempat wisata yang wajib dilihat bila datang ke Iran.

Walau negara ini adalah negara Islam dan setiap wanita yang berada di Iran wajib memakai kerudung, tidaklah menutup turis-turis asing seperti negara Eropa, Amerika dan Asia untuk berwisata ke Persia. Iran adalah negara yang aman untuk dikunjungi sebagai destinasi wisata dan negara yang banyak menyimpan sejarah dunia. Salah satunya adalah sebuah kerajaan termasyur beberapa abad sebelum Masehi, yaitu Kerajaan Darius – seorang Raja yang menguasai sebagian besar wilayah di Timur Tengah.

Berdasarkan pengalaman trip saya tersebut, maka saya membuat Open Trip ke Persia di tahun 2019. Jadwal yang tersedia: 21-30 April 2019 dan bulan Oktober (tanggal akan diinfo kemudian). Kota-kota yang akan dikunjungi selama 9 hari adalah Tehran, Shiraz, Yazd, Isfahan dan Kashan.

Foto-foto saya selama trip di Iran bisa lihat di IG @tania_langitan

Untuk informasi selanjutnya silahkan menghubungi saya di 08170990708 (WA).

Happy traveling!

BF35ED0F-0AB3-4F21-8037-E60DF4472742.jpeg

Advertisements

Open Trip: Sensasi Bermain Salju di Kashmir

Posted on

Kembali dibuka trip ke Kashmir, edisi Winter πŸ˜€

Tanggal trip 15 – 20 Februari 2019.

Karena ini sedang musim dingin, sudah pasti kegiatannya adalah bermain salju atau belajar main ski atau bisa juga naik jetski, snow board atau buat boneka salju πŸ˜€… apapun itu tidak mengurangi keseruan untuk berfoto-foto ria di Gulmarg dan Sonamarg, Kashmir. Ohya, kita juga akan naik cable car (gondola) tertinggi di dunia (nomor 2 tertinggi). Jangan lewatkan kesempatan ini!

Di trip ini peserta juga akan menyempatkan untuk mengunjungi Taj Mahal 😊… jauh-jauh ke India kalau belum lihat Taj Mahal dan punya foto selfie di Taj Mahal rasanya belum afdol kaaan… 😊

Harga trip adalah Rp.13.800.000 sudah termasuk tiket pesawat (plus makan & bagasi), visa, penginapan, transportasi, makan dan tiket masuk wisata. Harga ini hanya berlaku sampai tgl 19 Januari 2019 atau sampai ketersediaan seat pesawat masih ada. Dan dibatasi hanya sampai 10 seat saja. Nah, tunggu apa lagi… yuk segera daftar. Jalan-jalan/traveling bersama orang yang memang sudah spesialisnya ke negara India. Jadi kalian ngga perlu kuatir atau was-was πŸ˜‰Β Dan open trip ini bukan kelas backpacker… saya ngga tega kalau grup saya menginap di penginapan kelas backpacker. Tapi juga bukan kelas luxury. Yang pasti peserta tetap nyaman dan bersih. 😊

Note:foto-foto traveling bisa kalian follow di IG @tania_langitan atau cek jadwal trip lainnya @venturatravelking

Happy traveling!

Kasih Setia Tuhan – 10 Kali Tour Selama Tahun 2018

Posted on

Sungguh… tidak menyangka, bahwa ternyata di tahun 2018 saya telah melakukan perjalanan atau tour sebanyak 10 kali!! Ini adalah rekor tour terbanyak yang pernah saya lakukan selama menjadi Tour / Group Leader bersama Ventura TravelKing. Tadinya saya sama sekali tidak “ngeh” ketika mencoba mengumpulkan foto-foto group di perjalanan tour saya thn 2018. Dan ketika mengecek kembali di kalender barulah saya sadar bahwa saya telah melakukan tour sebanyak 10 kali sepanjang tahun 2018 ini. Sungguh amazing buat saya pribadi.

Semua ini bisa terjadi tentunya adalah karena campur tangan Tuhan di setiap perjalanan saya. Saya sangat sangat terharu dengan kebaikan Tuhan yang selalu setia dan menyertai saya kemana saja saya pergi. Bukan saja di saat tour berlangsung, tetapi dari sejak awalnya. Saat mulai memilih destinasi, memilih tanggal yang cocok, peserta yang akan bergabung, memilih lokal partner yang tepat, semuanya itu bukanlah hal yang mudah dilakukan. Yang paling sulit adalah ketika harus memilih dan memutuskan. Saya benar-benar menyerahkan segalanya ke dalam tangan Tuhan dan percaya Dia akan melakukan yang terbaik. Kalau melihat lagi kebelakang, rasanya saya tidak memiliki kemampuan untuk melakukannya. Karena saya bekerja sendirian, benar-benar sendiri. Belum lagi urusan rumah tangga yang tidak bisa ditinggalkan (saya tidak memliki pembantu rumah tangga sudah 5 tahun). Belum lagi pelayanan di gereja, karena saya sudah komit untuk melayani Tuhan sebagai Majelis di GPIB Karunia sejak Oktober 2017. Sungguh, saya harus dapat mengatur semuanya dengan baik dan seimbang.

Tapi saya memiliki Tuhan yang luar biasa! Allah yang sanggup menolong beban saya dan selalu memberikan jalan keluar di saat yang tepat. Saya hanya berserah dan percaya kepadaNya. Sekali lagi percaya…!

Saya bisa merasakan kehadiran dan penyertaanNya ketika saya sedang melakukan tour. Saya mendapatkan peserta yang ramah, baik dan tidak rewel. Lokal agent yang juga perhatian dan tidak hitung-hitungan. Supir bus yang handal dan tidak ugal-ugalan. Bertemu dengan penduduk lokal yang bersahabat. Tidak ada sakit penyakit, tidak ada kecelakaan, tidak ada kehilangan barang. Semuanya…. dan apa saja… Tuhan sediakan buat saya yang terbaik. Maka 10 kali tour berlangsung sepanjang tahun 2018 adalah karena kasih karunia Tuhan Yesus semata-mata. Bukan karena kehebatan saya, dan bukan juga karena kekuatan saya. Saya sangat bersyukur, selama perjalanan tersebut saya pulang ke rumah dalam keadaan sehat dan tidak kekurangan suatu apapun. Terima kasih Tuhan Yesus… sungguh aku mengucap syukur untuk berkatMu. Kau adalah Allahku yang luar biasa.

Banyaklah yang telah Kau lakukan, ya TUHAN Allahku,

perbuatanMu yang ajaib dan maksudMu untuk kami. Tidak ada yang dapat disejajarkan dengan Engkau!

Aku mau memberitakan dan mengatakannya, tetapi terlalu besar jumlahnya untuk dihitung. (Mazmur 40:6)

Cerita tentang trip Iran dan Jepang, belum sempat di posting. Mudah-mudahan setelah tahun baru ya… πŸ™‚

Untuk foto-foto perjalanan, bisa lihat di sosial media:

IG : @tania_langitanΒ  @venturatravelking @mylife_beyondfifty

FB : tania.langitan@gmail.com

Page Manager: Ventura Travel Photography atau Smartraveller

Tour 2019 – New Destination!

Posted on Updated on

Hello para traveller…

Dibawah ini daftar program tour untuk 2019. Seperti biasa tour saya bukan untuk skala banyak peserta (kecuali atas permintaan). Maksimum jumlah hanya 12 orang saja. Untuk minimum peserta bisa melayani 2 orang (harga juga disesuaikan).

1. 27 Feb – 8 Mar: ABC TREK – NEPAL (Annapurna Base Camp)

2. 19-26 Mar: HOLI & GOLDEN TRIANGLE

3. 28 Mar – 3Β Apr: KASHMIR (TULIP SEASON) & TAJ MAHAL

4. 5 – 15 Apr: PAKISTAN in Cherry Blossoms

5. 22 Apr – 1 May: IRAN

6. 2 – 12 May: IRAN – ARMENIA – GEORGIA – AZERBAIJAN

7. 5 – 13 Jul: LADAKH

8. 3 – 10 Agustus: MONGOLIA

9. 16-26 Aug: CHINA (Xi’an, Kashgar, Urumqi)

10. 3-12 Oct: IRAN

11. 20-31 Oct: NEPAL (Jomsom & Marpha)

12. 2-11 Nov: PAKISTAN IN AUTUMN

13. 5-14 Dec: NEW ZEALAND

Harga tidak saya cantumkan karena sebagian masih dalam perhitungan biaya dan juga revisi itinerary.

Bagi yang berminat dan tertarik dengan destinasi tour di atas, silahkan menghubungi saya langsung di 08170990708 (WA) atau 08111727388

Untuk foto-foto tour bisa check di IG @tania_langitan atau @venturatravelking

Happy journey!!

Read the rest of this entry »

Pakistan 2: Trek to Fairy Meadows

Posted on Updated on

Perhentian pertama sebelum menuju Tatu & Fairy Meadow
Foto dulu bersama tentara ganteng di Raikot Bridge
Naik jeep menuju Tatu – check point kedua. Duduk dibelakang muat untuk 4 orang
Tiba di Tatu dan persiapan trekking ke Fairy Meadow.
Sebelum tiba di Fairy Meadow, harus jalan kaki. Kuda tidak bisa lanjut ke atas karena jalan yang sempit
Teman dari Pontianak, salah satu peserta tour Pakistan
Nyangkul salju untuk dimasak buat mandi dan juga air minum… hahaha

 

 

Perjalanan dari Tatu ke Fairy Meadow dengan berkuda πŸ˜„

Tiba di Raikot bridge kami semua turun dari mini bus yang membawa kami dari Chilas. Lapor dulu ke pos security bahwa kami akan naik ke Fairy Meadows dan bermalam selama 2 malam disana. Sambil menunggu proses registrasi berfoto dulu dengan tentara super ganteng dan tinggi. Mirip aktor Hollywood. Mereka ternyata ramah dan bersedia diajak foto. Selesai urusan registrasi dan numpang ke toilet di sebuah hotel. Kami pun diminta naik ke jeep tanpa melalui pintu, alias langsung lompat ke bagian belakang. 3 orang duduk di depan termasuk supir dan 4 orang dibelakang.

Hamparan seperti padang yang luas berbatu-batu dikelilingi gunung-gunung batu kami lewati 10 menit pertama. Berikutnya mulai nanjak dengan jalan tanpa aspal dan hanya muat untuk 1 mobil saja. Makin lama makin tinggi dan pemandangan indah menjadi pemandangan yang menakutkan bila melihat ke bawah. Gimana ngga serem… ban mobil persis di pinggir jalan. Salah-salah bisa terguling ini mobil ke bawah tak berbentuk 😱. Tapi supir-supirnya memang piawai… sambil ngobrol dan kadang 1 tangan sambil merokok mobil dapat dikuasai dengan baik. Ada juga tikungan yang tidak bisa sekali belok, tapi harus pakai acara mundur dulu karena jalannya terlalu nikung. Pfffttt… bikin keringat dingin!!

Tapi buat saya offroad ini sangat seru dan menyenangkan. Enjoy aja!! Video dan perjalanan bisa dilihat disini. Mudah-mudahan kalian bisa buka. Atau bisa lihat di Youtube.

Sampai di pos Tatu kami turun dan melanjutkan perjalanan ke Fairy Meadows dengan memilih naik kuda… hehehe. Sebenarnya saya ingin jalan kaki (trekking) tapi teman-teman Pakistani menyarankan lebih baik naik kuda saja. Nanti kalau turunnya bisa pilih trekking. Dengan alasan jalan menuju ke atas sebagian masih banyak yang tertutup salju. Ya sudah… saya mengalah.

Trip berikutnya adalah bulan Oktober 2018. Menikmati keindahan alam Pakistan di Skardu pada saat musim gugur, yaitu tanggal 13-22 Oktober 2018. Perkiraan biaya adalah usd1000/orang diluar tiket pesawat dan visa. Pendaftaran ditutup tanggal 15 Agustus 2018. Minimal jumlah peserta 6 orang.

Salah syarat untuk mengajukan visa Pakistan adalah harus mempunyai SKCK (surat keterangan catatan kepolisian).

Trip Seru India – HOLI, Golden Triangle & Kashmir – Maret 2018

Posted on

Satu lagi trip India yang bulan lalu telah berlangsung dengan penuh keceriaan. Walaupun jumlah peserta hanya 6 orang (5 cewek, 1 cowok) tapi canda tawa dan foto-foto tetap jalan terus .. hahaha.

Trip ini diadakan bertepatan dengan perayaan HOLI yang terkenal dengan lempar-lemparan bubuk (powder) warna-warni. Awalnya (sesuai itinerary) program tour hanya mau melihat bagaimana perayaan HOLI berlangsung di Mathura, sebuah desa yang merupakan tempat masa kanak-kanak Dewa Krishna dibesarkan. Tapi apa daya ketika tiba di Mathura dan mobil telah diparkir, begitu turun dari mobil kami sudah dihadang oleh puluhan orang yang siap untuk melempar kami dengan bubuk-bubuk tersebut. Untung local guide kami masih menghadangnya karena kami ingin difoto dulu (baju dalam keadaan bersih) sebelum dilempar bubuk. Naah, begitu selesai difoto… langsung tanpa ampun kami menjadi sasaran empuk untuk acara lempar-lemparan bubuk. Pada saat kejadian tersebut, masih ada yang mencoba mengambil kesempatan untuk berbuat hal-hal yang tidak senonoh seperti mencoba meraba dada kami. Untung kami cepat menghindar. Menyebalkan memang… 😦

Puji Tuhan… semua program acara boleh berlangsung dengan aman, seru dan menyenangkan. Selesai mengikuti acara HOLI di Mathura dilanjutkan dengan menuju kota Agra, Jaipur dan Delhi. Dan terakhir sebelum pulang ke Indonesia terbang ke Srinagar untuk menikmati pemandangan Kashmir dan salju yang masih bisa kami bermain di Sonamarg. Tadinya mau ke Gulmarg, tetapi pada hari tersebut akses jalan ke sana ditutup sehingga akhirnya kami bermain salju di Sonamarg. Dan sebelum tiba di Sonamarg, kami mampir di Naranarg dan sedikit trekking :)… lumayan bikin ngos-ngosan napas… hehehe

Berhubung sudah terlalu sering tour ke India, untuk tour-tour berikutnya saya hanya akan membuka Open Trip 1 x setahun saja. Yang lainnya berdasarkan request. Minimal 6 orang ya…. 4 orang juga bisa tapi biayanya akan disesuaikan πŸ™‚

Trip berikutnya di tahun 2018 adalah tanggal 6-12 Oktober di musim gugur (Autumn). Yang berminat serius silahkan menghubungi saya di 0811727388 atau 08170990708. Destinasinya adalah Kashmir (Srinagar, Sonamarg & Pahalgam) dan Agra (Taj Mahal). Pendaftaran ditutup tanggal 15 Agustus 2018.

Undangan Dinner bersama Host di Srinagar πŸ™‚
Delhi, Mathura, Agra, Jaipur, Kashmir
Foto sebelum & sesudah acara HOLI
Pemandangan alam di Kashmir

My Trip To Pakistan – Part 1

Posted on

Bisa masuk ke negara ini rasanya sesuatu banget :). Dan memang negara ini salah satu wishlist traveling saya sejak 3 tahun yang lalu. Dan akhirnya pada tanggal 22 Maret yang lalu saya bisa masuk ke negara ini secara sah – setelah menunggu 3 minggu approval visa saya di Kedutaan Pakistan Jakarta πŸ™‚ Perlu sedikit perjuangan untuk mendapatkan visa tersebut. Tapi semuanya terbayarkan setelah bisa traveling selama 11 hari… yeaayyy!!

Saya bersama 2 orang peserta (bertiga) berangkat tanggal 22 Maret menggunakan pesawat PIA (Pakistan International Airlines) dari Kuala Lumpur Β dan transit di Karachi sebelum landing di Lahore. Maskapai PIA ini kalau di Indonesia setara dengan Garuda Indonesia Airways. Dari KUL ke Karachi dapat makan 2 kali… makanannya cukup enak dan cocok di lidah dan mengenyangkan!

Singkat cerita saya tiba di Lahore sore hari. Sebelum penjemputan tiba, saya mencari-cari booth/counter yang menjual simcard. Ternyata ada counter Tourist Information, saya langsung masuk dan menanyakan soal simcard prabayar. Staffnya langsung menunjuk suruhannya untuk mengantar kami ke toko khusus yang menjual simcard. Tokonya ada di terminal kedatangan internasional. Selesai urusan simcard, ngga lama kemudian saya di telpon oleh yang akan menjemput kami bahwa mereka sudah menunggu di halaman parkir. Tapi mereka datang menjemput kami di toko simcard tersebut. Yang menjemput kami ternyata masih anak-anak muda (masih dibawah 30 tahun). Woww… kami dijemput sedan Honda Civic terbaru! Yang nyetir perempuan, namanya Palvisha. Waduuh… bawaannya ngebut euy! Ampuuunn….

Menginap di Guesthouse di daerah Gulberg – katanya ini daerah elit πŸ™‚ tapi GHnya biasa aja. Karena perjalanan menuju ke Hunza menjelang tengah malam yaitu sekitar jam 11. Maka hari itu tgl. 23 kami mempunyai waktu free. Saya menghubungi teman abang saya yang sama-sama hobi motorbike, namanya HKS (disingkat). Beliau adalah ketua asosiasi motorbike di Lahore dan banyak membantu saya pada waktu proses visa di Kedutaan. Maka sudah sewajarnya kan kalau saya harus menghubungi beliau untuk bertemu. Dan beliau mengajak saya dan teman-teman untuk bergabung dengannya dan istrinya untuk melihat acara pembukaan olahraga air tahunan di “Lahore Marina Boat Club” di district Kasur. Sekitar 45 menit dari Lahore.

Perjalanan dimulai jam 11 malam. Kami dijemput dan berkumpul masih di daerah Gulberg dekat GH kami. Jumlah peserta ada 15 orang (dari Karachi 4 orang, 3 dari Indonesia dan sisanya dari Lahore). Kami naik mobil HiAce (1 mobil). Peserta rata-rata dibawah 30 tahun. So…, sepertinya kami bertiga yang paling tua diantara mereka. Hahaha…

Kesan pertama saya, orang-orang Pakistan ternyata ramah-ramah, murah senyum dan helpful. Dibalik wajah (terutama para pria) yang brewokan dengan kumis dan janggutnya, ternyata mereka bila diajak ngobrol menyenangkan. Mereka sangat senang bila ada turis yang mau datang ke negaranya. Beberapa merasa heran juga dan bertanya alasan kami untuk datang ke Pakistan πŸ™‚

Selama perjalanan menuju Hunza, – mulai dari Mansehra sampai kami kembali dari Hunza – karena di rombongan ada warga negara asing, yaitu kami dari Indonesia, maka kami mendapat pengawalan khusus. Dan setiap ada security check point, mobil harus berhenti dan menunjukkan paspor. Tiba di Besham, kami diberikan kartu khusus semacam entry pass untuk wilayah Hunza, dimana dengan kartu ini kami boleh mengunjungi kota/desa yang berada di wilayah Hunza. Maka kartu tersebut tidak boleh hilang (sama dengan paspor kedua kami). Dan setelah kembali dari Hunza, kartu tersebut harus dikembalikan. Pendek kata, trip saya selama di Pakistan ini berlangsung dengan aman dan menyenangkan. Pemandangan sepanjang perjalanan benar-benar membuat saya terkagum-kagum. Hamparan gunung-gunung batu yang sangat dekat dilihat mata dan gunung-gunung dengan salju di puncaknya benar-benar luar biasa indahnya. Belum lagi jalan Karakoram Highway (KKH) yang mulus membuat perjalanan ini benar-benar nyaman. Beberapa jalan masih ada yang dalam perbaikan dan belum di aspal, tapi tidak membuat saya bosan untuk menikmati pemandangan alam negeri Pakistan ini.

Kembali dari perjalanan Hunza dan sebelum kembali ke Indonesia, saya mempunyai waktu 2 hari untuk melihat-lihat kota Lahore. Ohya, ketika saya tiba di Lahore setelah dari Hunza, cuaca di Lahore panasnya bukan main. Temperatur bisa mencapai 35C. Padahal ketika pertama tiba di Lahore tgl. 22 Maret, cuacanya masih sejuk dan adem. Tau-tau balik dari Hunza cuacanya berubah cukup ekstrim. Sehingga ketika berkunjung ke Badashi Mosque di Old City Lahore, saya dan teman saya tidak sanggup untuk eksplor lebih banyak. Bahkan tidak sanggup berjalan kaki untuk mengunjungi Lahore Fort yang letaknya bersebelahan dengan Badashi Mosque. Panasnya ngga nahan…. padahal udah pakai payung tetep nggak kuat. Kami ngga bisa enjoy! Akhirnya kami mampir di Xinhua Mall buat ngadem, salah satu mall favorit di Lahore. Ngga terlalu besar… tetapi toko-tokonya persis sama seperti di Pondok Indah Mall. Sebuah toko baju sedang diskon besar sampai 70%. Masuklah kami disitu… woowww… bajunya lucu-lucu! Keren dan modis. Jadilah kami ikutan belanja… hahaha

Foto-foto dibawah ini baru sebagian saja… foto lainnya menyusul ya. Bisa lihat di Instagram @tania_langitan dan @mylife_beyondfifty

Trip Pakistan berikutnya bulan Oktober 2018 sambil menikmati musim gugur di Skardu. Tanggal 12-21 Oktober 2018 (tentative). Yang minat silahkan daftar dari sekarang. Harga tour akan diinfo kemudian (masih dalam perhitungan). Pendaftaran ditutup tanggal 31 Juli 2018.

Transit di Karachi
Shopping di Emporium Mall
BunduKhan Bakery & Sweets
Naik perahu di Attabad Lake
Pasar di pinggir jalan
Pakistani Friends πŸ™‚
Makan siang di pinggir jalan di Jaglot. Tempatnya bersih looh..
Cherry Blossom di Hunza Valley
Fairy Meadow yang masih bersalju dengan ketinggian 3170m
Melewati Passu, otw ke Khunjerab Pass
Tentara super ganteng.
Mendapat pengawalan khusus, diberikan hanya untuk para turis
Wajib dimiliki selama berkunjung ke Hunza
Banyak Check Point yang wajib diperiksa
Terowongan yang dibangun oleh China.
Karakoram Highway