TOMOHON

PROGRAM TOUR 2017 DARI VENTURA TRAVELKING

Posted on Updated on

Para Traveller & Photographer,

Dibawah ini informasi program tour yang tersedia dari Ventura TravelKing untuk tahun 2017.

  1. ZHANGJIAJIE – “THE AVATAR” (18-22 Februari)
  2. NEPAL (2-5 Maret)
  3. INDIA: KOLKATA VARANASI + GOLDEN TRIANGLE IN HOLI (6-15 Mar)
  4. INDIA: HOLI TOUR – GOLDEN TRIANGLE (10-15 Mar)
  5. TIBET: FROM LHASA TO KATHMANDU WITH EBC (25 Mar – 1 Apr)
  6. KASHMIR & GOLDEN TRIANGLE (3-12 April)
  7. IRAN (24 April – 2 Mei)
  8. EBC (Everest Base Camp) Trekking (21 Mei – 4 Jun)
  9. LADAKH ROAD TRIP (23 Jun – 2 Jul)
  10. AFRICA SAFARI (18-26 Juli)
  11. CHINA: LARUNG GAR PHOTO TOUR (12-20 Agustus)
  12. MOROCCO (22-30 September)
  13. INDIA: DIWALI FESTIVAL (11-20 Oktober)
  14. PAKISTAN – HUNZA VALLEY (21-30 Oktober)
  15. ICELAND – AURORA BOREALIS (14-21 November)

KETERANGAN:

  • Jadwal program sewaktu-waktu bisa berubah disesuaikan dengan kondisi.
  • Untuk point 4 (India HOLI Tour), ada tambahan destinasi ke Varanasi & Kolkata yang digabung dengan paket tour no.3. Yang di mulai dari tanggal 6 Maret – masuk dari Kolkata
  • Tour ini khusus untuk rombongan skala kecil, minimum 6 orang dan maksimum 12 orang. Tour bisa tetap berangkat dengan peserta di bawah 6 orang sekalipun (min. 2 orang), dengan penyesuaian harga paket tour.
  • Program tour bisa di custom sesuai permintaan. Bila ada permintaan destinasi lainnya atau ada rombongan sendiri, bisa dilayani dan silahkan langsung menghubungi nomor telepon yang tertera dibawah ini.
  • Tersedia tour religi ke India untuk Hindu, Buddha & Katolik
  • Program tour domestik (Indonesia) yang tersedia, a.l: Bromo, Ijen, Ranukumbolo, Yogya, Bali, Lombok, Flores, Raja Ampat, Manado.

Untuk informasi selengkapnya (itinerary & biaya), silahkan menghubungi:

Ventura TravelKing

Pic.: Tania Langitan

No. hp: +62 8170990708 (WA) / +62 81220220708

Email: venturatravelking@gmail.com

Related Link:

 

 

 

Tomohon: Trekking To Mt. Mahawu

Posted on Updated on

Tempat lainnya yang saya datangi selama masa liburan di Tomohon adalah Gunung Mahawu. Cukup sulit juga menentukan waktu kapan bisa menaiki Gunung Mahawu mengingat bulan Januari adalah masuk musim hujan di Tomohon. Tiga hari pertama kedatangan saya di Tomohon cuaca sangat bagus, hujan baru turun pada sore hari atau malam. Karena faktor cuaca jugalah yang membuat saya sampai 3 kali mengunjungi gunung Mahawu tersebut 🙂

Pertama kali datang, saya pergi seorang diri dengan menggunakan ojek dan diturunkan dipertigaan oleh karena motor tersebut tidak kuat naik sampai ke atas. Sempat bingung juga karena saya tidak tahu jalan dan masih seberapa jauh lagi sampai ditujuanpun saya tidak tahu. Duuh…ini tukang ojek tidak sesuai dengan kesepakatan sebelumnya. Tapi mau dipaksa naik ke atas pun motornya tidak sanggup. Mau meneruskan dengan berjalan kaki tetapi beberapa tukang bangunan di situ mengatakan masih jauh dan jalanan menanjak. Beruntung sekali ada angkot lewat yang mau mengantar saya ke atas walaupun tidak sampai di tujuan dan masih harus berjalan kaki sejauh lebih kurang 1 km. Pemandangan alam selama perjalanan dari mulai naik ojek sampai berjalan kaki sangat indah. Landscape yang naik turun menyerupai bukit-bukit kecil dipenuhi oleh kebun-kebun sayur seperti: kol, wortel, daun bawang, labu dan lain-lain. Para petani terlihat sedang menggarap kebun mereka dan sekali-sekali terlihat pula sapi-sapi yang sedang merumput.

Cuaca mendadak mendung ketika saya harus berjalan kaki ke dalam pos keamanan Gunung Mahawu. Kondisi jalan cukup bagus dan badan jalan hanya muat untuk satu kendaraan roda empat. Di sisi kiri dan kanan jalan terdapat hutan yang cukup lebat, suasananya yang benar-benar sepi membuat saya sempat ragu apakah akan diteruskan perjalanan ini atau tidak. Yang saya kuatirkan adalah kalau tiba-tiba ada sekelompok orang muncul dari semak-semak dan ingin berbuat jahat terhadap saya atau mungkin binatang buas yang tidak dapat saya lawan…hiiii mengerikan! Macam-macam pikiran yang muncul di otak saya. Benar-benar sepi pada saat itu. Rasanya perjalanan ini tidak ada ujungnya….hujan gerimis mulai turun. Ooh…ditambah lagi saya membawa peralatan kamera dengan tas ransel di punggung dan tripod serasa menggotong beras seberat 20 kg. Hanya ada satu kali mobil lewat berlawanan arah, sepertinya baru selesai mengunjungi Gunung Mahawu dan itu cukup melegakan buat saya yang berarti saya tidak salah jalan.

Sepanjang jalan menuju pos saya cuma berdoa saja :)…Puji Tuhan, akhirnya dari jauh terlihat rumah kayu berwarna biru. Saya tidak tahu saat itu apakah rumah tersebut adalah pos keamanan ataukah rumah penduduk. Hanya saja melihat rumah tersebut membuat saya sangat lega…. :=)
Pas sampai di pos hujan turun. Sesuai prosedur, saya harus mengisi data di sebuah buku tamu yang besar. Di pos tersebut ada 4 orang yang sedang bertugas pada hari itu. Untuk melihat kawah gunung Mahawu, masih harus berjalan kaki lagi ke atas sejauh lebih kurang 300 meter. Tetapi karena cuaca pada hari itu hujan dan kabut turun maka kawah Mahawu dan sekitarnya tidak dapat dilihat. Pada hari itu saya tetap naik ke atas untuk memenuhi rasa penasaran saya mengenai Gunung Mahawu. Alhasil saya tidak bisa melihat apa-apa karena tertutup kabut putih yang tebal 😦

Kedatangan saya yang kedua adalah bersama papa dan mama. Cuaca cerah pada saat hari itu. Pemandangan kawah dan sekitarnya bisa terlihat bahkan kota Tomohon dan Danau Tondano bisa terlihat dari kejauhan. Sangat indah…
Untuk bisa melihat kawah gunung, harus melalui anak tangga yang menurut saya baru saja rampung pengerjaannya. Bau cat masih tercium dan terlihat pula setumpukan puing-puing pengerjaan yang belum dibersihkan di lokasi. Naik tangga sampai di atas cukup membuat napas terengah-engah, benar-benar seperti orang mendaki gunung. Bila terasa lelah dan ingin beristirahat sebentar, ditengah-tengah perjalanan ke atas ada tempat duduk dengan kanopi berbentuk payung. Benar-benar suprise… bahwa orang tua saya ternyata mampu naik sampai ke atas 🙂 Hebaaat…!

Melihat kawah Gunung Mahawu mengingatkan saya akan Tangkuban Perahu. Sekeliling pinggiran kawah diberi pembatas atau pagar dan pengunjung bisa berjalan mengitari kawah ini. Di lokasi ini terdapat bangunan baru bertingkat untuk tempat pengunjung berteduh dan menikmati pemandangan alam di sekitar kawah Mahawu. Sayangnya tidak ada tempat duduk sehingga saya dan orang tua saya pun tidak dapat berlama-lama berada di lokasi. Tidak ada pengunjung lainnya kecuali kami bertiga, kecuali pada saat kami turun ada pengunjung lain yang baru tiba.
Cuaca di hari kedatangan saya yang kedua ini cukup bagus, maka saya pun bisa memeperhatikan lokasi Gunung Mahawu ini dengan lebih baik dari sebelumnya. Tempat ini mungkin belum populer sebagai objek wisata Tomohon. Ini bisa dilihat dari jumlah pengunjung yang ada di buku tamu. Transportasi umum untuk ke lokasi ini masih belum tersedia. Sarana di lokasi hanya ada toilet umum. Ada bangunan seperti rumah panggung yang cukup besar. Menurut petugas yang saya tanya pada kedatangan pertama, bangunan tersebut direncanakan untuk sarana informasi bagi turis. Mudah-mudahan saja rencana tersebut dapat segera terealisasikan. Akan tetapi Gunung Mahawu ini berada dalam pengawasan Departemen Kehutanan maka wajarlah kalau bukan tugas mereka untuk mempromosikan tempat ini sebagai objek wisata. Tugas utama mereka ada menjaga hutan lindung di kawasan Gunung Mahawu.

Kedatangan yang ketiga adalah bersama adik saya dan saudara sepupu yang mengantar kami ke tempat ini berhubung adik saya belum sempat mengunjungi lokasi ini pada waktu liburan bulan Desember yang lalu 🙂 Beruntung cuaca pada saat datang Gunung Mahawu cukup bersahabat. Sekali-sekali muncul kabut kemudian hilang lagi tertiup angin.

Gunung Mahawu ini sangat bagus dan bisa dijadikan sebagai objek wisata daerah Tomohon dan sekitarnya. Perlu perhatian dari Dinas Pariwisata dan pemerintah daerah setempat untuk mengelola lokasi ini dengan baik dan menjadikan salah satu objek wisata di Sulawesi Utara, yang tentu saja akan meningkatkan pendapatan daerah setempat.

Ciao…

Base Camp Mt. Mahawu
Base Camp Mt. Mahawu

Mahawu Crater 
Mahawu CraterMahawu8
With my beloved parents
With my beloved parents
Top of Mt. Mahawu
Top of Mt. Mahawu

 

 

Related Links