Nepal – After Earthquake

Posted on Updated on

Hampir setahun setelah kejadian gempa hebat yang menewaskan ribuan penduduk Nepal di bulan April 2015, akhirnya tour ke Nepal dapat direalisasikan kembali. Dengan jumlah peserta 8 orang dan selama 6 hari (seharusnya hanya 5 hari) kami menikmati kota Kathmandu dan sekitarnya. Kami berangkat tanggal 4 Maret dengan menggunakan pesawat Malindo air dan kembali tanggal 8 Maret. Beberapa hari menjelang keberangkatan dapat kabar dari pihak Lion (Malindo) yang menyatakan bahwa pesawat Malindo tidak beroperasi di tgl. 8 Maret. Yaah… mau tidak mau trip harus diundur pulangnya menjadi tgl. 9 Maret.

Cuaca dan udara selama berada di Nepal saat itu benar-benar sangat bersahabat. Udara yang sejuk dan cenderung dingin karena masa peralihan musim winter ke musim semi membuat trip ini sangat indah. Matahari bersinar dengan terang dan membuat atmosfir menjadi cerah dan bersih. Langit pun menjadi biru bersih dengan awan-awan yang putih bagaikan kapas. Dan ini tentu saja sangat menguntungkan buat yang hobi fotografi 🙂

Hari pertama tiba malam hari, entah karena ada perayaan Lord Shiva yang akan jatuh di tanggal 7 Maret yang konon setiap umat Hindu wajib merayakannya, maka bandara Tribhuvan ketika itu menjadi penuh sesak luar biasa. Sepertinya warga Nepal yang bekerja di luar Nepal serentak berbondong-bondong pulang mudik ke Nepal. Alhasil, untuk mengambil bagasi harus menunggu 2 jam lebih. Dan itupun harus dengan penuh perjuangan karena banyaknya orang, apalagi mereka pulang dengan membawa koper-koper besar dan belanjaan dengan kardus besar, seperti televisi (ngga tau isinya beneran televisi atau tidak). Ampun… suasana saat itu. Sudah seperti pasar ikan…. hhgghh.

Hari kedua mengunjungi Boudhanath Stupa dan Swayambunath. Bermalam di Nagarkot, karena mau lihat barisan pegunungan Himalaya dan sunrise. Tapi sayang, mataharinya masih malu-malu menampakkan dirinya. Hanya sebentar dan itu samar-samar tertutup kabut.

Hari ketiga setelah sarapan pagi langsung meluncur ke Bhaktapur Durbar Square. Dan siangnya mengunjungi Kathmandu Durbar Square.

Hari keempat bertepatan dengan perayaan umat Hindu – Maha Shivatri festival yaitu merayakan kelahiran dewa Shiva. Perayaan ini diadakan di Pasupatinath temple. Dan seluruh umat Hindu di Nepal dan bahkan dari India juga datang ke temple. Bisa dibayangkanlah betapa ramai dan penuh sesak di sekitaran temple ini. Sehabis dari tempat ini kami menuju Kirtipur sekitar 1 jam dari kota Kathmandu dan bermalam di Homestay.

Hari kelima di mulai dengan kegiatan trekking sekitar 1 jam untuk melihat sunrise. Dan siang hari kembali ke Kathmandu dan mengunjungi Patan Durbar Square dan shopping time ☺
image

image

image

image

Advertisements

One thought on “Nepal – After Earthquake

    […] Nepal – After Earthquake […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s