TAJ MAHAL, One of The Seven Wonders of The World

Posted on Updated on

Siapapun yang mengetahui sebutan ini pasti yang akan terlintas di benaknya adalah negara India 🙂 Yup…memang benar! Bangunan ini menjadi ikon yang paling dibanggakan oleh penduduk India. Tentu saja bangga, karena Taj Mahal ini merupakan salah satu daftar dari 7 Keajaiban Dunia menurut catatan UNESCO. Itu pula yang membuat saya wajib untuk melihat langsung bangunan ini ketika traveling ke India.

Taj9  Taj6

Pagi-pagi jam 6.15 saya sudah berjalan kaki menuju Taj Mahal. Cukup jalan kaki 5 menit. Saya masuk dari gerbang Timur (East Wing). Sengaja datang ke sini pagi-pagi karena mau lihat matahari terbit dari Taj Mahal, siapa tahu dapat spot yang bagus 🙂 Sampai di sana langsung ke loket karcis. Harga karcis untuk turis Rs750 per orang. Tiket masuk yang paling mahal di antara semua tempat di India. Harga tiket sudah termasuk 1 botol air mineral dan sarung untuk alas kaki karena ada tempat dimana pengunjung tidak boleh memakai sepatu atau sandal di tempat ini. Antrian sudah lumayan panjang. Seperti biasa, pemeriksaan tidak hanya untuk periksa karcis saja, tetapi pemeriksaan lengkap mulai dari tas dan barang bawaan (sebaiknya tidak membawa video karena tidak diijinkan mengambil video “live” di dalam kompleks Taj Mahal dan video akan disita untuk sementara). Tidak cukup hanya scan dan pemeriksaan rontgen, tas kamera saya tetap harus dibuka di depan petugas dan memperlihatkan semua isinya.

Sebelum membeli karcis, saya sudah didatangi oleh beberapa orang pria yang menawarkan jasanya sebagai tour guide. Sebenarnya rada enggan mau pakai jasa guide, tapi pikir-pikir sih perlu juga untuk dapat info lebih yang tidak sekedar dari mbah Google. Tawar-menawar lumayan alot juga…duh, ni India bener-bener keukeuh. Terakhir saya pura-pura ngga butuh dan jalan terus aja menuju loket karcis. Sampai akhirnya dia bilang, silahkan bayar berapa saja. Kalau servis tidak memuaskan ngga usah bayar. Halah… masa iya sih ngga dibayar walau tidak memuaskan. Dia memperkenalkan dirinya dengan nama Jagdis. Sebenarnya namanya cukup panjang, tapi dia bilang cukup panggil dengan nama Jagdis atau Jag. Dia menunjukkan kartu identitasnya yang menyatakan resmi sebagai tour guide untuk Taj Mahal.

Taj5  Photo College

Rasanya saya sangat beruntung mendapatkan Jagdis sebagai tour guide saya. Orangnya sangat ramah, bahasa Inggrisnya juga lancar dan jelas. Dan bonus tambahan adalah menunjukkan spot-spot bagus untuk pengambilan foto 🙂 Dan di akhir touring tersebut, saya membayar fee untuk Jag sebesar Rs500.

Taj Mahal merupakan lambang cinta dan asmara, yang dibangun oleh Raja Mughal Shah Jahan pada tahun 1631 sebagai tanda cintanya yang dalam kepada istri ketiganya Mumtaz Mahal. Butuh waktu 16 tahun untuk membangun Taj Mahal. Buatan marmer putih khas gaya Mughal, yang halus dan mulus memadukan unsur-unsur dari gaya Persia, Islam, dan India. Ribuan pengrajin seperti tukang batu, pengukir batu, inlayers, pemahat, pelukis, ahli kaligrafi, didatangkan dari seluruh kerajaan di India dan dari Asia Tengah dan Iran. Marmer putih yang digunakan untuk veneering didatangkan langsung dari Makrana, Rajasthan. Batu semi mulia ornamen inlay, yang bersumber dari seluruh India, Ceylon dan Afghanistan. Batu pasir merah dari berbagai jenis itu digali dari Sikri dan Dholpur. Ketika Shah Jahan dipenjarakan di benteng Agra oleh anaknya Aurangazeb, ia dapat melihat tanpa henti dengan penuh kerinduan bangunan Taj Mahal dari seberang sungai Yamuna.

Taj22 Phototastic-2013-11-23-21-36-57 Phototastic-2013-11-23-21-43-56

Taj Mahal buka dari Senin – Minggu (kecuali Jumat). Dari jam 6 pagi sampai 6 sore. Pastikan kalau mau melihat Taj Mahal jangan hari Jumat ya… 🙂

Untuk mencapai Taj Mahal, bisa ditempuh dari kota New Delhi dengan mobil selama lebih kurang 2,5 jam atau dari kota Jaipur 4 jam.

Phototastic-2013-11-23-21-49-40

Happy Traveling!

Related Links

Advertisements

2 thoughts on “TAJ MAHAL, One of The Seven Wonders of The World

    chris13jkt said:
    December 2, 2013 at 9:12 am

    Wah itu guide resmi aja masih tawar menawar alot begitu ya. Bagaimana guide liarnya? 😕

      Tania Langitan responded:
      December 6, 2013 at 1:41 am

      untuk Taj Mahal aku perhatikan para guide nya resmi semua, pada pakai ID card. Karena untuk masuk ke dalam pun pemeriksaannya sangat ketat baik untuk org local maupun turis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s