Pesona Kota Guangzhou Di Malam Hari

Posted on Updated on

Gara-gara nonton Kejuaraan Dunia Bulutangkis di televisi beberapa hari lalu dimana diperlihatkan sekilas kota Guangzhou dan menaranya yang penuh dihiasi dengan warna warni lampu dari bawah sampai puncak menara, saya jadi teringat dengan trip saya tahun lalu ketika datang ke kota ini. Dan kebetulan saya memang belum posting cerita pengalaman saya selama di Guangzhou.

Trip ke Guangzhou merupakan rangkaian trip saya di tahun 2012 bulan Oktober. Selama 7 hari travelling di negeri Cina Selatan mengunjungi 3 kota besar yang di mulai dari Macau, Hongkong, Guangzhou dan kembali lagi ke Hongkong, Macau, Jakarta, mengalami banyak kejadian seru yang mendebarkan karena ketatnya waktu. Dan selama melakukan travelling, saya lebih banyak menggunakan transportasi kereta api atau berjalan kaki…hehehe…namanya juga perjalanan hemat, jadi sangat mengandalkan pilihan transportasi murah 🙂

Untuk sampai di Guangzhou saya naik Kereta Api dari Hongkong, tepatnya dari Mongkok Station, tempat dimana selama 2 hari saya menginap di hostel di kawasan tersebut, dan berhenti di Shenzhen untuk pemeriksaan visa dan paspor. Kemudian lanjut naik KA menuju Guangzhou dengan harga 80Yuan untuk sekali jalan. Perjalanan kereta api dari Shenzhen ke Guangzhou memakan waktu lebih kurang 1 jam 20 menit. Dan berangkatnya tepat waktu 🙂

Saya berada di Guangzhou hanya 3 hari dan itu tidak 3 hari penuh. Sampai di Guangzhou sudah sore dan check in di hostel sekitar jam 8 malam sehingga sisa hari itu saya tidak bisa jalan-jalan kecuali makan malam di sekitar hostel. Tempat saya menginap ini sebenarnya bukan hostel melainkan apartemen yang oleh pemilik apartemen dijadikan hostel untuk para traveller ala backpacker seperti saya. Terdiri dari 3 kamar. Semuanya tipe dormitori dengan jenis bunk bed (tempat tidur bertingkat). 1 kamar khusus untuk wanita dengan 4 tempat tidur, 1 kamar lagi khusus pria dengan 6 tempat tidur dan 1 kamar lagi campur pria dan wanita dengan 8 tempat tidur. Yang mengejutkan buat saya adalah ternyata pemilik hostel tersebut orang Indonesia. Namanya Leane, orang Surabaya keturunan Tionghoa. Kemudian menikah dengan orang Cina asli di Guangzhou. Nah, Leane ini kalau berbicara dengan bahasa Indonesia langsung logat jawa timurnya keluar 🙂 Tentu saja pembicaraan selanjutnya kami menggunakan bahasa Indonesia. Karena dia juga surprise bertemu saya yang dari Indonesia, dia memberikan map kota Guangzhou gratis. Wooww….kamsia Leane! Dan juga banyak memberikan penjelasan mengenai tempat-tempat yang perlu dikunjungi dan bagaimana menuju tempat-tempat wisata tersebut. Ahh…senangnya!

Karena saya hanya punya waktu 1 hari penuh, maka besoknya pagi-pagi saya sudah keluar dari hostel untuk berjalan-jalan. Acara saya selama satu hari itu adalah mengunjungi Chen Clan Academy, Shamian Island, Pedestrian street untuk tempat shopping dan sorenya menyusuri sungai Pearl atau Zhu Jiang.

Selama tour seharian, saya menggunakan transportasi kereta api bawah tanah, bus dan berjalan kaki. Cuaca pada hari itu cerah dan beruntung tidak turun hujan. Sekilas melihat kota Guangzhou, gedung-gedung pencakar langit sangat banyak seakan berlomba-lomba untuk mencapai yang paling tinggi. Juga saya melihat beberapa plaza atau mall yang baru selesai dibangun dan didalam gedung tersebut baru ada satu dua toko saja. Hebatnya lagi pembangunan mal-mal tersebut mempunyai akses langsung ke subway atau stasiun kereta api. Kota Guangzhou terbilang cukup bersih dan taman-taman untuk beristirahat maupun tempat berolahraga juga banyak. Sementara pengguna sepeda tradisional juga masih banyak yang berseliweran dan kadang-kadang malah tidak mengikuti rambu-rambu lalu lintas. Biarpun lampu lalu lintas warna merah tetap saja mereka lewat dengan cueknya. Saya beberapa kali menyeberang jalan hampir tertabrak sepeda 😦

Dari beberapa tempat yang saya kunjungi selama sehari penuh, buat saya tempat yang paling menarik adalah naik kapal menyusuri sungai Pearl. Menikmati kota Guangzhou yang banyak dihiasi lampu-lampu berwarna-warni dari sungai benar-benar sangat menarik. Saya membayar karcis kapal tersebut sekitar 50 yuan (maaf, lupa-lupa ingat). Untuk mencapai tempat naik kapal tersebut saya turun di Haizhu Square, kemudian berjalan kaki menyusuri sungai sekitar 1km. Di sekitar itu banyak sekali orang-orang datang untuk menikmati pemandangan sungai Pearl di sore hari. Tukang jualan seperti jagung rebus pun mangkal di tempat tersebut. Lumayan juga untuk mengisi waktu sambil menunggu jam kapal pesiar tiba, saya menikmati kegiatan di sekitar tempat tersebut.

IMG_0095_resize  IMG_0091  River1  IMG_0101_resize

Sekitar jam 7 malam pintu kapal dibuka dan kami dipersilahkan masuk. Kapalnya bertingkat dan saya duduk di dek bawah bagian dalam. Kapal yang saya tumpangi ini bukan kapal yang menyediakan makan malam walaupun tempat duduk saya ada mejanya dan bisa diduduki untuk 4 orang berhadap-hadapan. Untungnya kapal tidak terisi penuh sehingga saya bisa duduk leluasa, dan juga boleh wira wiri ke atas, depan atau belakang untuk mengambil gambar 🙂

Selama lebih kurang 1 jam kapal menyusuri sungai Zhu Jiang dan melewati Renmin Bridge, Jiefang Bridge, Haizhu Bridge, Jiangwan Bridge, Haiyin Bridge dan Guangzhou Tower yang tingginya 450m. Semua jembatan dihiasi dengan lampu warna-warni sehingga tampak terang benderang dan menarik perhatian. Sampai di kejauhan pun masih bisa terlihat bentuk jembatannya. Sangat indah….

Bridge1  Bridge2

20121028_201600 20121028_201704 20121028_202755 20121028_202820 20121028_203231 20121028_201422  IMG_0105_resize  20121028_201704

Sunshine Hostel  Denah Sunshine Hostel

Advertisements

30 thoughts on “Pesona Kota Guangzhou Di Malam Hari

    hany said:
    November 9, 2013 at 6:05 am

    bisa info kan donk nama apartment or hostelnya yang di guangzhou…..beserta alamatnya…thanks

      Tania Langitan responded:
      November 9, 2013 at 6:16 am

      ok, saya kirim ke email anda ya

        antang said:
        December 23, 2013 at 11:49 am

        di sunshine hostel ketemu cik Lian dong … salam ya

        Tania Langitan responded:
        December 23, 2013 at 12:54 pm

        iyaa…:)

    Tania Langitan responded:
    November 11, 2013 at 4:41 pm

    Mba…ini sudah saya upload di artikelnya utk alamat tempat hostel saya menginap di Guangzhou. Semoga berkenan
    Salam Traveling!

    Elmer said:
    November 24, 2013 at 7:16 am

    Mbak, ada yang ingin saya tanyakan. Ketika menyebrang dari Hongkong ke Guangzhou via Shenzhen, apakah harus membuat Visa terlebih dahulu di Indonesia? Atau ketika kita sampai di Guangzhou baru membuat Visa on Arrival (VOA) karena bulan Desember mendatang saya akan bertolak ke Guangzhou dari Macau via Zhuhai

    Terima Kasih
    😀

      Tania Langitan responded:
      November 24, 2013 at 2:32 pm

      Sepengetahuan saya selama ini, pengurusan VOA bisa dilakukan di Shenzhen dan berlaku untuk 5 hari kunjungan saja. Kalaupun mau ke Guangzhou melalui Zhuhai, maka harus ajukan visa di Zhuhai karena sudah masuk ke daratan RRC. Untuk informasi lebih lengkap mengenai VOA di CIna, mungkin bisa baca link ini http://www.travelchinaguide.com/embassy/visa/service.htm

      Regards,

    gatot said:
    December 12, 2013 at 5:32 pm

    Mau donk mbak Tania, nama apartment or hostelnya yang di guangzhou…..beserta alamatnya…thanks

      Tania Langitan responded:
      December 17, 2013 at 1:22 am

      Mas Gatot… itu nama hostel dan alamatnya sudah ada di postingannya. Dalam bentuk foto. Coba di lihat lagi deh… 🙂

    YULI said:
    February 25, 2014 at 2:56 am

    MBK, HOSTELNYA DEKET SM JUAL BARANG GROSIRAN NGK

      Tania Langitan responded:
      February 25, 2014 at 3:03 am

      Ngga mba… tetep naik metro train atau bis walaupun jaraknya ngga jauh 🙂

    Sephine said:
    February 26, 2014 at 12:59 am

    Salam kenal mbak tania,postingannya menarik yg ingin sy tanyakan dari shenzen ke guangzhou berarti hanya menggunakan voa dr shenzen apakah pd saat membeli tiket kereta or msk kota Gz tidak ada pemeriksaan visa or paspor? Saya di Sz hanya 2 mlm begitu jg di Gz.trus ketika dr sz perjalanan 1jam lbh menggunakan bullet train yah mbak.thanks atas bantuannya

      Tania Langitan responded:
      February 26, 2014 at 3:37 pm

      Salam kenal kembali Sephine… Terima kasih sebelumnya sudah mampir di blog saya 🙂
      Selama ada visa, apakah itu VOA tidak jadi masalah untuk masuk ke Guangzhou. Seingat saya ketika beli tiket KA dari Sz ke Gz tidak ada pemeriksaan paspor lagi (karena sdh lewat pemeriksaan di Sz). Saya ngga tau jenis KAnya apakah bullet train atau bukan, tp sangat nyaman dan ada yang jual makanan selama perjalanan jadi ngga usah kuatir kelaparan 🙂
      Happy journey!

    Annisha Zorayaannisha said:
    April 18, 2014 at 2:01 pm

    mba boleh minta kontak apartmen yg di guangzhou…saya ada rencana mau kesana..

      Tania Langitan responded:
      April 18, 2014 at 2:05 pm

      alamat & kontak apartemen sudah saya posting di artikel tsb. Coba di lihat lagi deh 🙂

    femmy said:
    June 8, 2014 at 11:07 pm

    Mbak aq mau nax apa apartmenx dekat dgn jinjiang da dao?? Krn bln dpn rencana mau k guangzhou buat bli baju pengantin… dan apakah betul di jinjiang da dao tu byk yg jualan bju pengantin dgn harga murah??? Tks b4 buat infox

      Tania Langitan responded:
      June 10, 2014 at 12:36 pm

      Halo mba…mengenai lokasinya dari apartemen dibilang terlalu jauh juga tidak tapi bisa dicapai dengan metro train. Iya, itu tempat perkulakan baju pengantin. Harga relatif, ada yang murah dan ada yang mahal

    YuHan Ferero said:
    August 11, 2014 at 11:23 pm

    Salam kenal mba…klo boleh tau..visa ke Gz nya buat dmn ya mba?apakah buat di indo,hk atau sz..thanks

      Tania Langitan responded:
      August 13, 2014 at 11:47 am

      Salam kenal kembali. Maaf baru bales messagenya sekarang 🙂
      Visa ke Guangzhou waktu itu saya buatnya di Indonesia di kantor kedutaan China di Mega Kuningan. Prosesnya cepat koq, kurang dari 5 hari kerja asal semua dokumen lengkap.

    fr chan said:
    August 21, 2014 at 12:13 pm

    Mbak klo dr zhuhai /macau lgsg k guangzhou bs gak ya ? Klo bs,via apa ya? Dan repot gk klo lgsg ke daerah pearl river.thank you

      Tania Langitan responded:
      August 21, 2014 at 11:45 pm

      Setau aku sih bisa. Dari Macau kamu naik ferry ke zhuhai terus ke Gz naik bullet train. Di Gz transportasinya gampang koq. Ke Pearl river bisa naik bis atau naik mrt.

    Ferry said:
    April 2, 2015 at 9:07 am

    Salam bu, aku mau tanya kalau dari shenzhen ke gz aaupun sebaliknya itu naik keretanya dari mana ya? (Nama stasiun) Saya di gz rencana mau ke sz. Thanks.

      Tania Langitan responded:
      April 6, 2015 at 10:33 pm

      Salam kenal kembali… mohon maaf baru sempat bales sekarang.
      Seingat saya naik dari stasiun East GZ

    fuistarica said:
    July 21, 2015 at 1:48 pm

    itu apartment yang di guangzhou booking via apa/ info donk
    di booking dr indonesia ato gmn?

      Tania Langitan responded:
      July 22, 2015 at 10:14 am

      kamu coba kontak ke email: sunshinegz3688@gmail.com
      nama pemiliknya: Mba Lian asal Indonesia tapi nikah sama orang Cina
      kamu bilang aja dapat referensi dari saya, Tania Langitan

    hendra said:
    September 29, 2015 at 5:43 pm

    Mohon informasi apakah perjalanan dari shenzhen ke guangzhou dapat menggunakan VOA saja? Karena menurut informasi voa hny brlaku untuk area SZ saja dan tidak diperbolehkan masuk ke GZ hny dgn bekal VOA. Trims

      Tania Langitan responded:
      October 5, 2015 at 4:14 pm

      Iya benar… utk bisa masuk ke GZ harus pakai visa (bukan VOA). Jadi harus apply ke China Embassy

    jastin said:
    January 16, 2016 at 11:02 am

    Ss bisa emailkan alamat apartemen di guang zhou? dan tempat yg enak jalan di guang zhou dan hongkong.

    Rudy.S said:
    October 26, 2016 at 11:52 pm

    Halo Tania salam kenal…
    Mau tanya2 neh soalnya bulan Januari kebetulan 7 hari mau kesana…
    Dgn Ittenary HK Airport-Shenzhen-Guangzhou-Shenzhen-Macau-Hongkong
    1. Dari Shenzen ke Guangzhou dari stasiun apa yah ? Kalo dari Guangzhou ke Shenzhen khan East GZ..
    Dari GZ ke Macau apa bisa langsung dan Via apa ?
    2. Mau tau neh Statiun MRT tempat kamu turun yg kelilingin Pearl River yg turun di Haizhu Street ? Trus beli tiket kapalnya apakah langsung ditempat disana , kalo ditempat lain info dimana ?
    3. Sama penginapan Cik Lian ini apakah bisa menampung 10 orang dewasa 2 anak2 ? Dekwt sama MRT ga ? Dan nama stasiun MRT-nya apa ?
    Thx u anyway Tania….

      Tania Langitan responded:
      October 27, 2016 at 8:03 am

      Halo Rudy salam kenal kembali…
      1. Dari Shenzen ke GZ hanya ada 1 stasiun saja. Setelah keluar dari imigrasi dan keluar gedung, disebelahnya sudah ada stasiun KA yang menuju GZ. Dari GZ untuk langsung ke Macau mungkin hanya bisa dengan pesawat. coba cek di http://www.skyscanner.com
      2. ini yang di maksud dengan tiket kapal, tiket kemana? Ke Macau? Kalau tiket kapal ferry ke Macau bisa langsung beli di pelabuhannya. Setau saya setiap setengah jam ada jadwalnya ke Macau. Begitu juga dari Macau ke Hongkong. Saya kurang tau kalau beli di tempat lainnya.
      3. Untuk penginapan di cik Lian, sepertinya bisa karena dia sudah beli 1 apartemen lagi. Tapi sebaiknya hubungi ci Lian langsung aja utk booking dan memastikannya. Tempatnya cukup dekat dengan MRT, sekitar 100-150m atau jalan kaki kurang dari 10 menit

      Rgds,
      Tania

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s