Road Trip To Cameron Highlands

Posted on Updated on

Jalanan yang berkelok-kelok, menanjak dan kadang-kadang menyempit yang hanya dapat dimuati oleh 1 kendaraan…. selama 1,5 jam berada di dalam bus dengan menempuh perjalanan yang demikian membuat perut saya terasa mual dan kepala menjadi pusing….ooohh, ini kapan nyampenya ya…:-( jangan sampai saya menjadi benar-benar mabok dan muntah di jalan. Ngga lucu aja rasanya kalau sampai terjadi hal seperti itu 🙂 2 jam pertama perjalanan sangat menyenangkan. Jalanan lurus-lurus saja…ya iyalah, bus lewat jalan tol, gitu looh…:) Berangkat dari terminal bus Puduraya, Kuala Lumpur jam 1 siang, dengan perkiraan akan tiba di Cameron Highlands jam 4.30 sore. Otak saya sudah membayangkan suatu tempat yang udaranya sejuk, dingin dengan suasana alam yang sangat kental. Setelah beberapa hari sebelumnya saya berada di kota Melaka dengan cuaca yang lumayan panas dan membuat kulit saya bertambah gelap (hmmm…cukup lama untuk mengembalikan keaslian warna kulit saya). Tentunya akan banyak bunga-bunga indah yang akan menjadi obyek foto, ditambah udara yang bersih bebas polusi dan hijaunya alam pegunungan rasanya sudah tidak sabar untuk segera berada di Cameron Highlands.

Cameron9

Bus “Unititi Express” adalah bus yang saya tumpangi bersama 9 penumpang lainnya. Dengan kapasitas tempat duduk untuk 36 orang dan hanya diisi oleh 10 orang serasa bus jadi milik sendiri. Beda jauh dengan di Jakarta, bus belum akan berangkat bila tidak terisi penuh…hehehe. Sementara di negara lain, beberapa kali pengalaman naik bus umum selalu berangkat tepat waktu, sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Kalaupun terlambat, tidak lebih dari 15 menit 🙂 Interior bus sangat bersih, tempat duduk dilapisi dengan kain beludru warna biru gelap dengan motif bintang-bintang kecil, begitu pula dinding bus dilapisi dengan kain yang sama seperti tempat duduknya. Pada saat naik bus tersebut, lampu kecil di atas kepala penumpang dalam keadaan menyala sehingga suasana dalam bus seperti di dalam bar atau diskotik 🙂 Menurut saya, bus ini sangat bagus dan cukup eksklusif. Tempat duduknya pun sangat lega dan empuk. Kursinya juga bisa dinaikturunkan (reclining) seperti kursi di pesawat. Mantap bener ini bus…! Ngga rugi deh bayar RM35 untuk naik bus ini 🙂

Cameron11

Bus tiba dan berhenti di depan kantor Tourist Information Centre Tanah Rata. Begitu busnya berhenti, hujan tiba-tiba turun…waduuh cuacanya kenapa kurang bersahabat ya? Baru datang koq disambut hujan? Untuk menuju ke hotel saya di daerah Brinchang, saya harus naik taxi. Beruntung ada taxi datang saat itu karena saya lihat jarang ada taksi lewat, dan tidak ada transportasi umum lainnya selain taksi. Supir taksi bilang, sudah lama tidak turun hujan….maksudnya apa nih? Dalam hati saya berkata bahwa ini adalah hujan pertanda baik 🙂 Jarak tempuh ke Brinchang sekitar 5km, tempatnya agak lebih tinggi sedikit dari daerah Tanah Rata. Dan saya bayar taksi sebesar RM12 untuk sampai di hotel. Coba nawar RM10 ngga di kasih..hihihi…yah berhubung hujan terima aja dari pada harus nunggu lama di kantor Tourist Information Centre. Sebelum naik taksi sempat ambil brosur mengenai paket-paket tour yang ada di Cameron Highlands. 

Cameron Highlands terletak di wilayah Pahang, Malaysia dengan ketinggian 1500m di atas dari permukaan laut. Di sekitar Cameron Highlands terdapat Gunung Brinchang dengan ketinggian 6666 kaki. Lokasi ini ditemukan pertama kalinya oleh seorang warga negara Inggris bernama William Cameron di tahun 1885 yang saat itu sedang melakukan ekspedisi pemetaan (mapping). Namun di tahun 1920an baru benar-benar dikembangkan sebagai tempat peristirahatan (resort area). Suhu udara di Cameron Highlands ini tidak pernah melebihi 21 derajat Celcius. Saya pernah coba mengukur suhu udara di malam hari sekitar jam 11 malam melalui smartphone saya, dan temperaturnya menunjukkan angka 12 derajat Celcius. Brrrrr…..dingin!! Karena di Malaysia perbedaan waktunya lebih cepat 1 jam dari Indonesia maka kalau jam 7 malam di sini masih terang benderang dan sebaliknya kalau bangun pagi jam 6 masih terlihat gelap 🙂

Cameron Highlands ini bisa dikatakan hampir mirip dengan Puncak Pass di Jawa Barat, Indonesia. Hanya saja selain di sini areanya lebih tinggi dan lebih dingin, area ini masih banyak dikelilingi oleh hutan-hutan yang terlihat penuh (lebat) yang benar-benar dipelihara dan dijaga kelestarian alamnya. Juga banyak dipenuhi oleh kebun teh, kebun strawberry, aneka tanaman (bunga dan kaktus), sayur-sayuran dan buah-buahan. Hotel, resort, apartemen dan tempat penginapan lainnya sepertinya benar-benar mengikuti peraturan dari pemerintah sehingga semua tertata dengan rapi dan kotanya terlihat sangat bersih. Setiap akhir pekan (Jumat, Sabtu dan Minggu) selalu ada pasar malam yang dimulai dari jam 4 sore sampai dengan 11 malam. Lokasinya terletak di pinggir jalan raya. Macam-macam yang dijual, ada jajanan pasar, suvenir, buah-buahan, baju, mainan dan kerajinan tangan.

3 hari berada di Cameron Highland sudah sangat puas untuk menikmatinya. Hari kedua dan hari ketiga saya mengikuti paket tour yang saya ambil brosurnya dari tempat hotel saya menginap karena harganya lebih murah dibandingkan brosur yang saya ambil di kantor Tourist Information Center Tanah Rata.

Kisah mengenai tour yang saya ikuti selama 2 hari berturut-turut akan saya ceritakan di posting berikutnya 🙂

Ciao….!

Cameron5 Cameron6 Cameron3 Cameron8

Related Links

Advertisements

4 thoughts on “Road Trip To Cameron Highlands

    […] Road Trip to Cameron Highlands […]

    […] Road Trip To Cameron Highlands […]

    Kenia Novianti said:
    August 4, 2014 at 9:01 am

    Mau tanya, kalau boleh tau kamu menginap di hotel apa di Brinchang? karena rencana bulan oktober saya mau kesana. Terima kasih 🙂

      Tania Langitan responded:
      August 4, 2014 at 10:20 am

      Hi! Terima kasih sebelumnya sudah visit di blog saya.
      Saya waktu itu stay di Country Lodge Resort
      Happy travels!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s