Paket Tour India Di Akhir Tahun 2016

Posted on Updated on

Tidak terasa kalau beberapa bulan lagi kita akan berada di penghujung tahun 2016. Dan teman-teman yang belum sempat untuk berwisata ke India di tahun-tahun sebelumnya, jangan kuatir… saya masih ada 2 progam lagi di bulan Desember 2016. Kalian bisa pilih salah satu dari paket tur tersebut atau juga bisa ambil keduanya. Tentunya akan diberi potongan harga bagi yang mengambil 2 paket tur🙂

Paket tour yang pertama tgl 6 – 11 Desember, dimana tour selama 5 hari penuh akan membawa kalian ke kota Delhi, Agra dan Jaipur. Paket tour ini biasa dikenal dengan “Golden Triangle”. Tour ini cocok untuk kalian yang tidak mempunyai banyak waktu mendapatkan cuti kerja atau kesibukan lainnya yang tidak bisa ditinggal terlalu lama. Dengan tour ini kalian sudah melihat ikon-ikon India yang terkenal seperti Taj Mahal yang merupakan salah satu dari 7 Keajaiban Dunia – merupakan alasan kuat untuk berwisata ke India – India Gate, Jama Masjid, Qutub Minar di kota Delhi, dan di kota Jaipur seperti: Amber Fort dan City Palace yang indah. Dan tentunya program shopping tidak akan terlewatkan di tour ini🙂 Shop ’til you drop!

Ohya, untuk paket tour yang pertama ini sudah ada 10 orang yang mendaftar dan tiket pesawat sudah ditangan. Artinya, tour ini pasti jalan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Yang berminat untuk ikut tour ini masih tersedia seat untuk 4 orang lagi. Saya sengaja tidak membawa banyak orang dalam setiap tour saya, karena saya ingin peserta benar-benar dapat menikmati tournya dan banyak waktu untuk foto-foto. Dan tidak saling tunggu yang bikin waktu terbuang percuma.

Untuk paket tour yang kedua tgl. 2-6 dengan tujuan Kashmir! Yes… peserta akan diajak ke Kashmir mengunjungi Srinagar, Sonamarg dan Gulmarg. Di Srinagar peserta bisa menikmati keindahan Danau Nigen dengan menaiki perahu (Shikara), kalau di Sonamarg akan melihat Thajiwas Glacier, sebuah puncak gunung yang selalu ditutupi salju. Sepanjang perjalanan peserta akan terpesona dengan keindahan pemandangan alamnya, sungai-sungai yang mengalir di sepanjang jalan🙂 Sementara di Gulmarg, peserta dapat menikmati salju karena Gulmarg merupakan tempat bermain ski dan peserta dapat menaiki Gondola sehingga dapat melihat pemandangan indah dari atas gondola🙂

Kalau trip ke Kashmir sebaiknya di gabung dengan paket yang pertama, yaitu Golden Triangle.

Untuk pendaftaran dan info lebih lanjut, silahkan menghubungi no 08170990708 (Whatsapp), atau kirim email ke: venturatravelking@gmail.com

Bagi yang ingin pergi dengan rombongan dan jadwal sendiri juga bisa dilayani. Minimal 2 orang tetap dilayani. Tersedia juga paket tour religi untuk Buddha, Hindu & Katolik (ziarah ke makam Bunda Teresa).

 

cropped-tm3.jpg

India Gate_rz

Hawa Mahal - Jaipur
Hawa Mahal – Jaipur

Santi2IMG-20150303-WA0002Santi6img1460775823419

Blusukan Sambil Bersepeda Di Old Delhi

Posted on

Karena sudah terlalu sering berkunjung ke kota Delhi sepertinya hampir semua tempat wisata di kota ini sudah dilihat. Bingung juga mau ngapain dan kemana lagi ketika punya waktu 2 hari di Delhi. Maka ketika ada teman yang menawarkan acara bersepeda langsung deh di terima tanpa pikir panjang lagi. Apalagi di kasih gratis… hahaha. Masa sih di tolak. Padahal ketika dikasih tahu jadwalnya harus kumpul di meeting point jam 6 pagi dan lokasinya agak jauh dari hotel kalau jalan kaki, wah bingung bagaimana caranya mau ke sana? Pagi-pagi jalan kaki sendirian, cewe pula… kayanya ngga deh, demi keamanan dan keselamatan diri. Kalau naik metro juga bisa tapi tetep harus jalan kaki lagi lumayan jauh. Sama aja bo’ong… Eh, malam sebelumnya si pemilik sepeda kirim pesan kalau saya akan di jemput di hotel oleh asistennya. Yeay…asyiiik! 

Pagi-pagi jam 5.35 saya sudah siap menunggu di lobi hotel. Jam 5.50 asistennya datang menjemput dan berangkat menuju ke TKP dengan tuktuk. Tuh kan… bener jauh kalau jalan kaki🙂 Sampai disana langsung bertemu dengan pemiliknya dan karena saya yang pertama datang langsung dibawa ke gedung parkiran mobil tempat dimana sepeda-sepedanya di simpan. Sebelum dipakai sepeda-sepedanya dibersihin dulu dan saya juga ikut bantuin bawain ke depan gedung dan dijejerin di jalan trotoar… yowes ngga apa-apa namanya juga di kasih gratis ya musti tau dirilah yaaa… hehehe. Sepedanya terlihat keren karena di cat warna kuning terang seperti stabilo. Dan ada keranjang di depan untuk taruh barang.

Selesai semua sepeda parkir di trotoar, tidak lama kemudian datanglah peserta 6 orang naik mobil van turis. Mereka warga negara Perancis, terdiri dari suami istri dengan 2 anak laki-lakinya yang masing-masing membawa pacarnya🙂 semua peserta diminta untuk mengisi form bio data singkat. 

Sekitar jam 7.30 kami mulai jalan. Sebelumnya semua peserta diberikan briefing singkat dari guidenya. Bagaimana menyeberang dengan sepeda, pada saat belok kiri atau kanan, bersepeda di gang sempit, dll yang semuanya demi keselamatan para peserta. Sengaja acara bike tour ini dilakukan pagi hari dimana jalan-jalan masih sepi dan toko-toko masih belum buka. Karena kota tua Delhi adalah tempat yang paling sibuk dimana sebenarnya roda perekonomian kota Delhi berpusat dari tempat. Bisa dibayangkan bagaimana sibuk dan macetnya jalan-jalan di sekitar Old Delhi. 

Tempat-tempat yang kami lewati ini bukanlah tempat yang nyaman dan bersih. Bau pesing dimana-mana, sampah berserakan dan sebagian sedang disapu, anjing-anjing tak bertuan berkeliaran… uufffttt. Sekali-kali kami berhenti dan kami dibawa naik ke gedung lantai atas untuk melihat pemandangan kota Delhi dari atas. Gedungnya bener-bener kumuh tidak terawat. Tangganya kecil dan sempit. Lorongnya gelap. Kabel listrik amburadul, sangat berbahaya. Harus hati-hati berjalan kalau tidak mau tersandung kaki atau kepalanya… hahaha. Sampai di lantai atas yang paling banyak terlihat adalah para laki-laki yang baru bangun tidur dan bersiap mandi. Ada yang gosok gigi sambil jalan-jalan. Gosok giginya lama amat ya… kayanya buat mereka lebih penting gosok gigi dari pada mandinya🙂 Ada juga yang lagi masak untuk bikin sarapan. 

Dua kali berhenti untuk istirahat. Yang pertama disuguhi chai tea dan roti kering. Dan yang kedua sarapan di restoran Karim yang tersohor itu. Sebelumnya saya sudah pernah makan di tempat ini. Walaupun akses ke tempat ini sempit dan kumuh tapi yang makan disitu juga banyak turis asing. Memang enak makanannya. Recommended! Tempatnya dekat Jama Masjid, di daerah Chandni Chowk. 

Buat kalian yang pengen tau kota Delhi yang sebenarnya… inilah dia. Coba deh ikut bike tour ini. Kalian bisa melihat langsung kota Delhi yang asli, orang-orangnya, kegiatan dan kesibukan penduduk lokal, gedung-gedungnya seperti apa… hehehe. Untuk menambah pengetahuan dan wawasan. Tapi tetap harus selalu respek dan santun ya. Dan ikut menjaga kebersihan di sana… walaupun disana masih kurang kesadaran untuk membuang sampah di tempat sampah kalian jangan ikut-ikutan jorok. Okay! 

Yang berminat ikut bike tour di Delhi bisa hubungi saya.

Happy travel!

Bersiap untuk memulai bike tour
Tuuh… sepedanya yang kuning berjejer
Pemandangan dari atas gedung. Jauh di ujung jalan yang warna merah adalah Red Fort. Yang sebelah kanan jalan ada Hindu Temple
Di atas gedung, lagi masak buat sarapan
Gedung-gedung di sekitarnya sama kumuhnya 🙈
Makan pagi bareng di restoran Karim’s
Selesai sarapan, bersiap untuk kembali ke meeting point. Program selesai ☺✌

Ladakh – Negeri Bagi Petualang Sejati

Posted on

Julley!!

Itulah kata yang diucapkan sebagai salam bagi penduduk di Ladakh. Tour selama 9 hari dari tanggal 23-31 Juli yang lalu adalah perjalanan yang sungguh mengesankan. Walau ada sedikit perubahan itinerari 2 hari menjelang pulang, tetapi tidak membuat kami kecewa. Malah menikmati perjalanan tersebut dan kalau perlu bisa tinggal lebih lama di Ladakh… seandainya diijinkan🙂

Ibukota Ladakh adalah Leh dengan ketinggian 11,000 feet atau = 3352 meter. Di kota inilah pesawat yang saya tumpangi dari Delhi mendarat di Bandara Kushok Bakula Rimpochee pagi hari sekitar jam 10 pagi waktu setempat. Beberapa menit sebelum mendarat para penumpang sudah bersorak mengagumi keindahan hamparan gunung-gunung dengan puncak esnya. Semuanya berebutan ingin memotret dari jendela, tidak ketinggalan saya pun juga… hahaha. Belum mendarat saja sudah terkagum-kagum, apalagi sudah mendarat dan overland tour selama beberapa hari ke depan🙂

Destinasi saya selama 8 hari di Ladakh adalah jalan-jalan di dalam kota Leh dan tempat-tempat di sekitar Leh, Nubra Valley, Pangong Lake dan beberapa monastery terkenal selama perjalanan, dan kota Manali (sudah masuk Himachal Pradesh). Rata-rata perjalanan dengan kendaraan memakan waktu sekitar 7-8 jam. Sementara temperatur saat itu di musim panas (summer) sekitar minimum 8-10 derajat C dan maksimum 20 derajat C. Kalau siang hari mataharinya lumayan kinclong, jadi harus pakai kacamata rayban supaya tidak terlalu silau. Menjelang sore hari sampai pagi hari baru terasa dinginnya.

Penduduk di Ladakh lebih banyak keturunan dari Cina sebanyak 70% dan sisanya 30% India. Dengan mayoritas penduduknya beragama Buddha, tidak heran karena Ladakh wilayahnya sudah berbatasan dengan China. Dan tidak heran juga kalau banyak sekali dijumpai camp-camp militer yang siap siaga menjaga keamanan wilayah ini. Dan ternyata Leh ini hanya bisa didatangi turis di musim panas saja yaitu antara bulan Mei sampai akhir September atau mid Oktober. Kenapa? Karena mulai akhir Oktober sudah masuk musim dingin dan bersalju. Akses jalan untuk masuk ke Ladakh, yaitu dari Manali dan Srinagar tertutup oleh salju tebal yang sangat sulit untuk dilewati oleh kendaraan sedan, jeep atau bus. Dan sebagian besar hotel di Leh juga tutup. Jadi, kalau mau trip ke Ladakh pastikan jadwalnya antara bulan Mei – September🙂

Ladakh juga merupakan tempat favorit bagi para motor biker. Selama tour di Ladakh banyak sekali dijumpai para biker, baik yang rombongan maupun yang perorangan. Dan, hanya motor Royal Einfield yang saya lihat selama di Ladakh yang dikendarai oleh para motor biker. Hanya 1-2 saja yang merek lain. Tetapi merek Royal Einfield sangat dominan dan sepertinya memang merek ini yang paling tangguh untuk medan seperti Ladakh. Tidak ketinggalan yang punya hobi gowes, juga banyak dijumpai di Ladakh. Kondisi alam, geografis dan jalanannya memang sangat menantang bagi para adventourist. Ladakh memang keren banget! Rasanya foto-foto saja tidak cukup menggambarkan betapa spektakulernya alam Ladakh ini. Sepanjang jalan hanya bisa terucapkan kata-kata Oh my God.. hehehe. Tahun depan saya akan kembali ke sini dan rencananya akan trip lebih lama sekitar 10-12 hari karena ada beberapa tempat yang ingin saya kunjungi. Yuuk.. bagi yang berminat gabung, silahkan hubungi saya ya..:)

Foto-foto lainnya bisa dilihat di Instagram. Follow aja @tania_langitan … terima kasih sudah mampir di blog ini

Happy travel!!

Welcome to Ladakh! Finally I reached this region :)
Welcome to Ladakh! Finally I reached this region🙂
Sunset - view from the hotel. Awesome!
Sunset – view from the hotel. Awesome!
Pangong Lake with 3 Idiots - from Indonesia.. hahaha
Pangong Lake with 3 Idiots – from Indonesia.. hahaha
Pangong Lake
Pangong Lake
Reflection - Beautiful Scene in Nubra Valley
Reflection – Beautiful Scene in Nubra Valley
Yak - binatang khas yang tinggal di daerah pegunungan
Yak – binatang khas yang tinggal di daerah pegunungan
Overland tour di Ladakh
Overland tour di Ladakh
Gunung-gunung yang dilewati
Gunung-gunung yang dilewati
Stop over at Pang for lunch break
Stop over at Pang for lunch break
Check post at South Pollu - ketinggian diatas 15000 feet
Check post at South Pollu – ketinggian diatas 15000 feet
Gersang tapi damai & indah
Gersang tapi damai & indah
Here I am!!
Here I am!!
View dari ketinggian diatas 15000 feet
View dari ketinggian diatas 15000 feet
View dari dalam monastery
View dari dalam monastery
View Ladakh dari pesawat menjelang landing
View Ladakh dari pesawat menjelang landing
Foto bareng dengan penduduk lokal di Shanti Stupa… cantik-cantik!

UPDATE: Ventura Tour Program 2016

Posted on Updated on

Please find below the updated of Ventura Tour Program 2016 

1. Tibet Tour 14-19 September (pasti berangkat)

2. Flores Overland Tour 23-28 September

3. Trekking Ghorepani Poon Hill 1-8 October

4. Nepal & Pokhara 9-15 October

5. Iran / Persia 15-23 November

6. Golden Triangle 5-10 December (pasti berangkat)

7. Hyderabad Banglore Mysore Kochi 11-19 December

Available to any destination upon request

For more info & queries, pls contact:

Ventura TravelKing

Tania Langitan

Mobile/SMS +6281220220708

WA +628170990708

PIN 5D051C90

http://www.venturatravelking.com

HARGA PROMO! TOUR YOGYA 4H3M

Posted on Updated on

TOUR YOGYA 4H3M (26-29 Juni 2016)

Liburan sekolah sebentar lagi. Ajak anak-anak anda (min. 12 tahun) untuk mengisi liburan seru dengan mengikuti tour ini selama 4 hari 3 malam. Jangan lewatkan harga promo ini!

ITINERARY:

H1: 26 Juni
Penjemputan di bandara / stasiun sore/malam hari

H2: 27Juni
– Air terjun Srigethuk
– Goa Pindul
– Timang Beach

H3: 28 Juni
– Sunrise stupa Borobudur
– Taman Nasional Kalibiru
– Gumuk Pasir Parangkusumo

H4: 29 Juni
– Umbul Ponggok
– setelah makan siang di drop ke Bandara/stasiun.
– Tour selesai

Harga paket: Rp. 2.000.000/org (min. 6 org)

Paket sudah termasuk:
– Kresna Hotel Jogja (**) sharing 2 org/kmr include breakfast
– Private AC transport
– Semua tiket wisata di program
– Air mineral botol selama tour
– Alat snorkeling di Umbul Ponggok
– Tiket getek Srigethuk (return)
– Perlengkapan Cave Tubing Pindul

Excluded:
– Tiket gondola di Timang beach
– Tiket masuk Borobudur via Manohara
– transportasi dari/ke Yogyakarta
– Makan selama program
– Tip porter/guide

Hotel dapat di upgrade ke bintang 3, 4 atau 5. Harga paket akan disesuaikan.

Pendaftaran, hubungi:
Ventura TravelKing
Telp. 081 220220 708
WA 08170990708
Email: venturatravelking@gmail.com

Yogya Fun Trip

Serunya Trekking ke Goa Tetes & Air Terjun Tumpak Sewu

Posted on

Bagi yang senang berpetualang dan trekking di alam terbuka, boleh di coba kegiatan yang satu ini.

Sebenarnya trip ini adalah bagian dari trip saya ke Puncak B29 bulan Mei 2016 yang lalu. Setelah puas bermalam di B29 dan fot0-foto sunrise, saya melanjutkan petualangan saya menuju Goa Tetes dan air terjun Tumpak Sewu. Perjalanan dari Lumajang dengan kendaraan mobil memakan waktu lebih kurang 1,5 jam. Dalam bayangan saya perjalanan menuju Goa Tetes adalah jalan santai dengan menyusuri pinggiran sungai dan pohon-pohon hijau nan rindang. Tetapi ternyata tidaklah demikian. Ketika tiba di tempat loket pembelian tiket masuk, jalan yang dilalui menurun cukup bagus dengan penataan pavling blok yang masih bolong-bolong… hahaha. Ngga ngerti deh kenapa pengerjaannya bisa setengah-setengah begitu, padahal ini tujuannya adalah memberikan kenyamanan bagi para pelancong untuk dapat menikmati alam Indonesia… hhgghhh…

Ketika trotoar dengan pavling blok yang tidak merata tersebut berakhir, maka dimulailah trekking yang penuh perjuangan ini. Untuk mencapai Goa Tetes yang berada di atas sana… harus menceburkan kaki ke dalam aliran sungai yang dingin dan mulai merangkak naik diatas batu-batu yang juga dialiri air. Dimana-mana terdapat air yang tumpah ruah (air terjun) dari sela-sela batu, baik yang kecil, yang besar, yang debitnya lumayan deras atau yang halus. Dan tidak ada jalan lain kecuali melintasi air-air tersebut di atas bebatuan. Benar-benar di luar dugaan. Akhirnya sampai juga di Goa Tetes. Goanya tidaklah terlalu besar. Di dalamnya memang ada stalaktit dan stalakmit. Agak sulit untuk mengambil foto di dalam goa tersebut. Tidak berlama-lama di Goa Tetes… dan kami (berempat) keluar dari goa tersebut. Perjalanan dilanjutkan menuju air terjun Tumpak Sewu.

Tidak kalah serunya, kami harus beberapa kali menyeberangi sungai dan masih harus merangkak dan merayap diantara batu-batu. Badan sekujur tubuh sudah basah…. basah karena keringat dan karena air sudah menjadi satu. Napas mulai tersengal-sengal. Berhenti sebentar untuk mengaso di kolam Bidadari… hehehe. Sama sekali tidak membawa bekal berupa cemilan, hanya sebotol air mineral. Tidak berlama-lama di kolam Bidadari, hanya 10 menit dan berfoto ria sebentar, dan perjalanan pun dilanjutkan. Selama 2 jam lebih kami trekking untuk mencapai air terjun Tumpak Sewu. Dan ketika tiba di air terjun tersebut… whoaaaaa… rasanya lega dan takjub dengan pemandangan luar biasa ini. Kami berada persis dibawah ribuan air terjun yang tingginya lebih dari 70 meter.

Kami juga tidak berlama-lama dibawah air terjun ini, yang penting sudah berfoto-foto narsis dan menjadi dokumentasi untuk saya pribadi. Dan hari sudah mulai sore dan agak sedikit mendung, maka sebaiknya harus segera kembali ke atas. Untuk kembali ke atas kami mengambil jalan berbeda. Menurut guide kami jalan ini lebih cepat dan tidak terlalu banyak batu-batu yang harus dilalui seperti waktu kami datang tadi. Yah… memang tidak banyak batu, tapi kami harus melalui tangga-tangga yang terbuat dari bambu… hahaha. Sekali-sekali tangga tersebut ada tali yang terbuat dari potongan ban bekas untuk pegangan… persis seperti orang yang sedang olahraga naik tebing. Jalan menuju ke atas boleh dibilang lumayan curam dengan kemiringan setidaknya 60 derajat, kadang malah hampir 90 derajat… ampuuun! Benar-benar menguras tenaga kami semua… rasanya sudah ngga kuat untuk naik ke atas apalagi usia sudah tidak bisa dibilang muda lagi. Dan akhirnya tangga terakhirpun terlewati… ternyata saya masih kuat untuk melakukan trekking seperti ini. Puji Tuhan!

Untuk trekking ke Goa Tetes dan Tumpak Sewu, disarankan menggunakan sepatu trekking atau sepatu olahraga, celana pendek dan trekking pole (tongkat) bila punya, membawa air minum.

Catatan: Jagalah kebersihan dan pelihara lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Bawalah kembali sampah anda dan buang di tempat sampah. Karena masih banyak sampah berceceran dimana-mana selama trekking di sana. Bersahabatlah dengan alam. Terima kasih.

Bila anda berminat untuk trekking ke Goa Tetes dan Air Terjun Tumpak Sewu (Coban Sewu), silahkan menghubungi saya di +62 81220220708 (WA).

Trip berikutnya adalah:

  1. Ijen & Bromo tgl. 24-26 Juni 2016
  2. Pulau Derawan tgl. 28-31 Juli 2016
  3. Flores – Trekking & Snorkling tgl. 4-7 Agustus
  4. Sumba tgl. 13-17 Agustus
  5. Ternate & Morotai tgl. 18-21 Agustus
  6. Trekking Rinjani tgl. 25-28 Agustus
  7. Flores, Kelimutu, Komodo tgl. 12-16 September
Merangkak Demi Goa Tetes..tes..tes...
Merangkak Demi Goa Tetes..tes..tes…
Bersiap untuk memulai trekking.. Lets go!!
Bersiap untuk memulai trekking.. Lets go!!
Menyeberangi Sungai
Menyeberangi Sungai

ts2

Istirahat Sejenak di Kolam Bidadari
Istirahat Sejenak di Kolam Bidadari
Hobi Fotografi Jangan Dilewatkan
Hobi Fotografi Jangan Dilewatkan

ts13ts10

Air Terjun Tumpak Sewu
Air Terjun Tumpak Sewu

ts7

Tumpak Sewu Dilihat Dari Atas
Tumpak Sewu Dilihat Dari Atas

ts9

Perjalanan Menuju Puncak B29 – Lumajang

Posted on

Penasaran dengan yang namanya Puncak B29 sudah dari 2 tahun yang lalu. Cari-cari temen untuk yang mau join di trip ini bahkan sampai buat program khusus untuk trip ke B29 dan posting di FB tetap belum ada yang minat untuk ke tempat ini. Sampai akhirnya di tanggal 20 Mei 2016 trip ke Puncak B29 bisa terwujudkan🙂

Berangkat dari kota Lumajang dengan menyewa kendaraan dan kami berempat (plus supir jadi 5) berangkat setelah sholat Jumat. Perjalanan ditempuh sekitar 1 jam untuk tiba di pintu gerbang Desa Argosari. Sepanjang perjalanan disuguhi pemandangan alam yang indah dan ketika mulai masuk kawasan Argosari udara sudah terasa sejuk dan kabut mulai turun.

Kami tiba di sebuah rumah yang menyewakan motor untuk kami naik ke B29. Dan guide kami sekaligus membawa perlengkapan tenda, sleeping bag dan peralatan masak sekedarnya untuk kami nanti bisa masak air untuk minum teh dan kopi. Selesai dengan perlengkapan yang harus dibawa, maka dimulailah perjalanan seru menuju B29 dengan mengendarai Ojek. Supir Ojek sudah terbiasa dengan rute yang dilaluinya, jalan dengan lebar hanya 2 meter dan berliku-liku nanjak dan sekali-sekali tikungan cukup tajam dengan lincah dan mudah dilalui. Sementara melihat kebawah pemandangan kebun dan ladang yang curam dengan kemiringan hampir 60 derajat kadang membuat hati ciut, takut-takut kalau tergelincir kebawah… hahaha

Sekitar 20 menit kemudian akhirnya kami sampai di puncak B29 dengan pemandangan Gunung Bromo yang indah. Tapi sore itu kabut sudah mulai tebal dan kami cepat-cepat untuk memasang tenda. Inilah beberapa foto selama berada di B29.

Bila ada yang berminat untuk mengunjungi tempat ini untuk fotografi, silahkan menghubungi saya di +62 81220220708

Happy Traveling !!

Otw to B29
Otw to B29
Welcome to B29
Welcome to B29

pic8

Di depan tenda sambil minum teh & kopi di pagi hari
Di depan tenda sambil minum teh & kopi di pagi hari
Gunung Bromo dilihat dari Puncak B29 di subuh hari
Gunung Bromo dilihat dari Puncak B29 di subuh hari
Menunggu sunrise
Menunggu sunrise

pic6pic4pic2pic9pic5